Seakan Corona Telah Berlalu, Jaga Jarak Pun Tak Berlaku

BATAM – Memberikan himbauan kepada masyarakat seperti nya mudah, tapi tak semudah memberikan contoh. Hal itu terkesan dilakukan sendiri oleh Walikota dan Wakil Walikota Batam yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Batam.

Berkali-kali memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap mengikuti protokol pencegahan Covid-19 di masa kehidupan Normal Baru atau New Normal saat ini. Namun, seperti Walikota Batam HM. Rudi sendiri seolah tak menerapkan protokol tersebut.

Tampak Banyak Yang Tidak Kenakan Masker Dan Tanpa Jaga Jarak

Seakan dimasa New Normal, Pasien Covid-19 tidak adalagi, bahkan seolah-olah wabah virus Corona telah menghilang atau berlalu di kota Batam.

Pantauan awak media ini diacara deklarasi dukungan atau koalisi NasDem, Golkar, PKS, Hanura dan PAN yang digelar di kantor NasDem Kepri sekitar pukul 09:00 Wib, Pasir Putih, Batam. Tampak kerumunan massa yang tak lagi menerapkan sistem jaga jarak, Senin, 20/7/20.

Bahkan, banyak pula yang tak menggunakan Masker dalam acara tersebut. Masker terlihat hanya digunakan di dagu bukanlah untuk menutupi mulutnya maupun bagian hidung.

Tak hanya itu saja, pantauan media ini, saat Walikota dan Wakil Walikota Batam bersama para pengurus partai Golkar, PKS, Hanura, dan PAN yang berada di panggung. Tak terlihat menerapkan sistem jaga jarak. Padahal, Jaga Jarak adalah salah satu protokol pencegahan Covid-19.

Bahkan, saat penyerahan surat rekomendasi dari NasDem untuk pasangan Ansar Ahmad – Marlin Agustina. Tampak Walikota Batam yang juga Ketua DPW Partai NasDem Kepri malah bersalam langsung dengan Ansar-Marlin. Sehingga terkesan protokol kesehatan pun diabaikan.

Saat HM Rudi bersalaman langsung dengan Ansar-Marlin

HM. Rudi Walikota Batam yang dikonfirmasi media ini melalui pesan whatsAppnya memilih bungkam seribu bahasa. Dan tak memberikan tanggapan sepatah katapun.

“Kalau ketua Gugus Tugas Covid-19 saja seperti itu, tak menerapkan sistem protokol pencegahan Covid-19, gimana dengan masyarakat biasa. Tentu masyarakat tak akan mendengarkan lagi himbauan pemerintah,” kata Azhari salah satu warga Batam.

Padahal sebelumnya, komentar HM Rudi dibeberapa media beberapa waktu lalu mengatakan bahwa, meski Batam masuk dalam kategori penerapan New Normal atau Normal Baru. Masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan atau pencegahan penyebaran Covid-19.

“New normal bukan berarti lepas masker. Tapi semua kegiatan dan aktivitas kita buka dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Rudi beberapa waktu lalu.

“Kalau masih ada yang tidak mau pakai masker tolong diingatkan, pemerintah hanya sebatas mengeluarkan kebijakan. Kalau mau Covid-19 ini cepat selesai maka mari terus patuhi protokol kesehatan,” tegasnya lagi.

Bahkan Rudi berkali-kali menegaskan, agar masyarakat tetap mengikuti protokol pencegahan Covid-19 yang diberikan pemerintah.

“New normal bukan berarti lepas masker. Tapi semua kegiatan dan aktivitas kita buka dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ucapnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, Walikota maupun Wakil Walikota Batam belum memberikan respon terkait pertanyaan awak media ini.

(hsn)