Barito Putera berusaha mengambil inisiatif serangan memasuki babak kedua. Bek kiri Rifky Suryawan melakukan aksi individu dengan melakukan penetrasi hingga kotak penalti Persija pada menit ke-47. Tapi, umpan silang mendatarnya mudah diamankan Andritany.
Persija mendapat giliran tampil menyerang melalui sisi kanan yang dihuni oleh Riko Simanjuntak setelah ini. Riko mampu mengirim umpan silang ke jantung pertahanan lawan dan disundul oleh Osvaldo Haay pada menit ke-53. Sayang, sundulannya lemah dan mudah ditangkap Riyandi.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3424700/original/003434500_1617973193-Persija_Jakarta_vs_Barito_Putera-1.jpg)
Dalam situasi mendapat tekanan bertubi-tubi, Barito Putera juga berusaha melakukan serangan. Kali ini peluang terbaik mereka lahir di menit ke-60 setelah Alif Jaelani mengirim umpan ke depan lewat sundulan. Namun, bola hasil tembakan eksekusi Kahar Muzakkar melambung.
Semenit berselang, Persija Jakarta berhasil unggul lebih dulu. Lagi-lagi lahir dari skema aksi individu Riko Simanjuntak di sisi kanan.
Setelah lepas dari kawalan, dia mengirim umpan silang mendatar yang dengan mudah membuat Simic menceploskan bola. Skor 1-0 untuk Persija.
Pada injury time yang tersisa enam menit, Barito Putera malah lebih agresif dalam melakukan serangan. Beberapa tembakan merepotkan Andritany, namun tak ada gol yang tercipta sampai peluit berbunyi panjang. Persija menang 1-0 atas Barito.