Seperti banyak varian lainnya, B1525 tampaknya muncul baru-baru ini di Malaysia. Malaysia melaporkan penemuan dua kasus varian baru virus corona B1525 yang diklaim lebih cepat menular dan tahan dari antibodi.
Varian tersebut menjadi perhatian karena dapat menurunkan efektivitas vaksin Covid-19.
B1525 punya kemiripan genom dengan varian B117 dan mengandung beberapa mutasi yang dikhawatirkan peneliti, termasuk mutasi E484K pada protein yang ditemukan di permukaan virus yang berperan penting untuk penetrasi ke dalam sel.

Mutasi E484K merupakan varian virus corona yang muncul di Afrika Selatan dan Brasil. Mutasi ini dinilai berbahaya sebab membantu virus menghindari antibodi dan diketahui memberi tingkat resistensi terhadap beberapa vaksin
Kepala Dinkes Kepri Bisri di Tanjungpinang, mengatakan kasus tersebut ditemukan setelah dilakukannya penelitian terhadap seorang pasien.
















