Pasien tersebut merupakan PMI di Malaysia yang kembali ke Tanah Air melalui Batam sekira dua bulan lalu.
“Dari hasil penelitian, ternyata pasien tersebut terinfeksi BI525, namun tidak menyebar luas,” ujar Bisri.
Diketahui bahwa pasien tersebut berangkat dari Malaysia menuju Batam. Ia menggunakan kapal feri sebagai transportasi perjalanannya tersebut. Namun, setelah dilakukan penelusuran, pasien tersebut dinyatakan tidak melakukan kontak dengan orang lain.
Menurut Bisri, karena memiliki gejala yang tidak parah, maka pasien tersebut tidak perlu dirawat.
Untuk meminimalisasi adanya penularan virus lain, pasien tersebut tetap melakukan isolasi mandiri sebelum kembali ke kampung halamannya.
Lebih lanjut Bisri mengatakan, pasien yang terkonfirmasi melakukan isolasi mandiri di rumah singgah di Batam.
Hingga saat ini, Kepala Dinkes Kepri belum dapat memastikan apakah ada warga Kepri lainnya yang terinfeksi B1525 atau tidak.
“Mudah-mudahan tidak ada penambahan kasus lagi. Kami berharap masyarakat perketat protokol kesehatan ya,” katanya.
(ach)

















