Pelatih Thailand Akui Alasan Negara ASEAN Tertinggal di Sepak Bola

Pelatih Thailand, Alexandre Polking.

AlurNews.com – Pelatih Thailand, Alexandre Polking mengakui bahwa negara-negara di Asia Tenggara masih tertinggal dalam urusan sepak bola di kawasan Asia.

Polking berhasil mengantar Thailand jadi pemenang Piala AFF 2020. Kemenangan ini membuat Thailand makin menegaskan diri sebagai raja Asia Tenggara dengan koleksi enam gelar trofi Piala AFF.

Meski berkuasa di Asia Tenggara, Thailand masih belum bisa berbicara banyak di level Asia. Polking mengakui ada masalah yang harus dibenahi oleh Thailand dan negara-negara Asia Tenggara lainnya bila ingin lebih kompetitif di Asia.

“Saya tidak berbicara buruk soal kawasan ini, tetapi memang liga masih harus diperbaiki. Thailand harus meningkatkan diri, harus punya liga lebih baik agar tim nasional lebih bagus.”

“Tingkatkan kualitas liga dan pembinaan usia muda. Hal itu yang harus dilakukan,” kata Polking dalam sesi konferensi pers.

Polking menganggap permasalahan Thailand dan negara-negara lain di Asia Tenggara serupa.

“Liga Thailand harus lebih baik lagi, begitu juga Singapura, dan Indonesia. Itu yang harus dilakukan untuk meningkatkan diri.”

“Liga harus mengerjakan tugas mereka tetapi pemain juga harus main di luar negeri bila ada kesempatan. Kenapa tidak pergi ke Eropa dan mereka bisa memiliki kualitas [lebih baik],” ucap Polking.

Keputusan bermain di luar negeri juga dirasa Polking bakal memberi dampak signifikan selagi kualitas liga domestik belum meningkat pesat. Polking lalu menunjuk Chanathip Songkrasin sebagai salah satu contoh bagus pemain ASEAN yang berkarier di luar negeri.

“Liga, pembinaan usia muda adalah jawaban. Kalau tidak, pemain yang harus ke luar negeri. Pemain harus berani, mencari lawan yang lebih bagus dan rekan setim yang lebih bagus. Jadi kalau mereka kalah, mereka bisa belajar.”

“Kalian bisa lihat Jay [Chanathip]. Dia bisa membuat perbedaan dalam sebuah momen karena dia bermain di level yang berbeda. Banyak pemain bagus di Piala AFF, mereka harus pindah dan liga harus berbenah,” kata Polking. (RS)