Terbongkar CCTV, Pedagang Bakso Pura-pura Jatuh demi Dapat Uang Warga

Namun, tiba-tiba, ada teriakan minta tolong. Beberapa warga keluar dari rumah. Di sana, warga melihat seorang pedagang bakso terjatuh.

“Dilihat ada penjual bakso naik sepeda motor, dengan rombong yang untuk mengangkut itu terjatuh. Spontan warga menolong dan menepikan ke teras masjid,” ucapnya.

Suprapto lantas memanggil tukang tambal ban untuk memperbaiki sepeda motor orang tersebut.

“Saat saya lihat sepeda motornya, ban kempis. Saya pun memanggilkan tukang tambal ban untuk memperbaiki,” ungkapnya.

Pedagang itu kemudian dicek kondisinya oleh seorang perawat yang rumahnya berada di dekat kompleks.

“Saat dicek, kondisinya baik-baik saja. Tidak ada yang luka,” tuturnya.

Pedagang bakso itu sempat berteriak-teriak seakan-akan sedih dan memikirkan barang jualannya.

“Dia mengatakan harus setoran ke juragannya Rp 300.000, namun karena dagangan jatuh, dia mengaku bingung. Arah pembicaraannya meminta uang ke warga, dia berharap ada yang kasihan kemudian membantu uang setoran,” terang Suprapto.

Karena seolah mendesak minta uang, belum lagi ban motor sudah selesai diperbaiki, warga kemudian meninggalkan orang tersebut.

“Dia lalu pergi begitu saja, apalagi warga juga harus bekerja sehingga dia tidak ada yang memperhatikan lebih lanjut,” tuturnya.

Saat sore hari, warga yang melihat CCTV merasa kaget karena penjual bakso tersebut hanya berakting.

“Niat warga hanya menolong, kejadian akting tersebut diketahui setelah warga melihat CCTV yang terpasang di dekat masjid,” terangnya.

(RS)