“Speedometer diambil, kecepatan sekitar 40 km. Kami amankan untuk melihat kecepatannya. Komponen yang lain belum kami ambil karena tidak bisa,” terang dia.
Informasi sementara, bus tersebut datang dari Solo dan hendak berwisata ke tebing breksi kemudian melanjutkan rute ke wisata hutan Mangunan.
Saat ingin melanjutkan rute wisata ke Pantai Parangtritis, bus oleng dan mengalami kecelakaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, insiden kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.
Ada tiga rumah sakit yang menjadi rujukan para korban bus bernomor polisi AD 1507 EH itu, yakni RS Panembahan Senopati, RS Nur Hidayah, dan RS PKU Bantul.
Kondisi bodi samping bus ringsek karena menghantam tebing yang ada di sisi kanan.
Sementara bagian depan bus rusak parah, kaca mobil berserakan, serta roda sisi kanannya terlepas.
(RS)

















