AlurNews.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam menargetkan 2,1 juta wisatawan mancanegara (Wisman) tahun ini. Geliat sektor pariwisata diharapkan semakin membaik seiring dibukanya pintu masuk, dan pelonggaran aturan bagi wisman.
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata mengatakan berbagai kegiatan disiapkan untuk menyambut kedatangan wisman. Beberapa event juga sudah direncanakan pelaku wisata tahun ini. Tidak saja dari Pemko Batam.
“Juli ini ada Kenduri Seni Melayu (KSM). Nanti kalau bisa pesertanya diundang Malaysia, Singapura, Thailand, dan negara tetangga lainya,” ujarnya, Kamis (7/4/2022).
Ia mengatakan tetap optimis target 2,1 juta wisman bisa terealisasi tahun ini. Dengan kemudahan yang diberikan untuk kedatangan wisman, dan dibukanya pintu masuk akan mempermudah capaian wisman tersebut.
Selain itu, dampak pembukaan pintu masuk wisman ini juga turut berimbas pada kembali aktifnya sektor perhotelan. Semakin banyak wisman yang masuk, tentu akan berdampak terhadap tingkat hunian hotel.
“Mudah-mudahan hotel kembali berjaya, dan yang selama ini bertahan bisa bangkit pastinya. Jangan ada lagi hotel yang tutup karena dampak pandemi Covid-19 ke depannya,” ujarnya.
Ardi mengungkapkan pihaknya juga menampung ide, dan gagasan dari pihak lain yang ingin memajukan sektor wisata di Batam. Pagelaran yang menarik wisman tentu akan disambut baik, Batam merupakan miniatur Indonesia, punya keberagaman adat, budaya, dan suku yang memiliki ciri khas.
“Baik atraksi, pameran kuliner, dan pengalaman mengolah makanan yang melibatkan wisman bisa digelar, semua tidak ada masalah. Intinya wisata Batam bangkit, dan tentu perlu bantuan semua pihak,” bebernya.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan pelonggaran aturan yang diberikan pemerintah terhadap kedatangan wisman. Ia berharap kedatangan wisman ke Batam bisa kembali normal seperti dulu.
Pelabuhan internasional kembali sibuk menyambut kedatangan wisman. Selain itu, pergerakan ekonomi semakin membaik. Tidak diberlakukan lagi PCR bagi wisman menjadi hal yang baik bagi perkembangan pariwisata di Batam.
“Kemarin ini yang dikeluhkan, bahkan mereka sampai dua jam di pelabuhan. Dan bersyukurnya ini sudah dibebaskan sesuai dengan SE satgas terbaru,” ujarnya.
Untuk kesiapan menyambut wisman ini, pelaku wisata sudah semuanya divaksin. Sektor perhotelan juga sudah mempersiapkan diri, begitu juga dengan event yang akan digelar untuk menarik wisman ke Batam.
“Itu Dispar yang paham detailnya, namun secara keseluruhan saya rasa semua sudah siap. Termasuk juga tempat kuliner yang biasanya menjadi tempat tujuan wisman tidak terkecuali tempat spa, golf, dan lainnya,” jelas Amsakar. (Sirait)