Tidak hanya memeriksa para sopir, panitia juga memeriksa surat-surat kendaraan, kelayakan kendaraan, dan menyemprot cairan disinfektan di area dalam bus.
“Panitia juga memberi layanan kesehatan kepada peserta berupa obat-obatan, masker, hand sanitizer, konsumsi, takjil, serta posko kesehatan di ruang tunggu mudik,” kata Sekjen Kemenkumham.
Program Mudik Bareng Kemenkumham tahun ini mengangkat tema “Mudik Sehat dan Aman”. Andap berharap program itu dapat ikut mendukung pemulihan ekonomi nasional.
“Dengan kembalinya 791 peserta (mudik) ke kampung halaman, ditambah dengan pegawai yang mudik menggunakan kendaraan pribadi, maka tingkat belanja atau konsumsi di kota-kota tujuan akan meningkat,” kata Andap.
Ia juga berharap kegiatan mudik itu dapat membuat para pegawai Kemenkumham kembali semangat dan produktif bekerja saat kembali dari kampung halaman.
“Selamat merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Tetap jaga kesehatan. Semoga dapat memberikan semangat baru bagi kita semua untuk semakin produktif dalam bekerja setelah liburan nanti,” kata Andap Budhi Revianto.
(SHS)

















