
AlurNews.com, Makassar – Penumpang maskapai Citilink tujuan Makassar mengeluhkan buruknya pelayanan dari perusahaan milik negara tersebut. Pasalnya, barang bawaannya tertinggal saat transit di Jakarta.
“Kami terbang dari Batam berempat tujuan Makasar dan transit di Jakarta. Tapi hanya barang bagasi milik saya yang tertinggal di Jakarta,” kata Suhardiman, penumpang maskapai Citilink kepada AlurNews.com, Rabu (11/05/2022).
Ia menyatakan, dari Bandara Hang Nadim Batam berangkat menggunakan pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 943 pada pukul 12.55 WIB. Pesawat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada pukul 14.40 WIB.
Pada pukul 16.25 WIB, pesawat Citilink nomor penerbangan QG 212 yang ditumpanginya lepas landas menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
“Saat pesawat sudah lepas landas, saya baru mendapat telepon dari pihak Citilink yang mengabarkan barang bagasi saya tertinggal. Padahal ada beberapa jam kami transit di Jakarta sebelum melanjutkan penerbangan ke Makassar,” ucapnya dengan nada kesal.
Suhardiman yang disapa Dimas menjelaskan, Wandi, Staf bagian bagasi Pesawat Citilink di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menjelaskan masalah koper miliknya yang tertinggal.
Solusi dari Citilink, lanjut Dimas, menurut Wandi barang bagasinya akan dibawa ke Makassar pada penerbangan pertama pada Kamis (22/5/2022) pukul 05.00 WIB. Dan akan diantar di manapun keberadaannya.
“Tapi bukan itu persoalannya, alasannya dari maskapai Citilink yang menyatakan waktu transit dengan penerbangan ke Jakarta terlalu mepet. Kami sebagai penumpang tidak mau tahu, apa yang tertera dipenjualan tiket Traveloka itu yang kami beli. Yang jelas ini terkait pelayanan yang buruk,” ucapnya menggerutu.
Selain pakaian, Dimas mengatakan ada beberapa perlengkapan kerja untuk peliputan acara Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) XXII 2022 di Makassar ada di koper. Sehingga akibat kopernya tertinggal banyak kerugian yang di alaminya.
“Jadi gara-gara Citilink. Pekerjaan saya terganggu. Itu salah satu kerugian saya,” ujarnya.