AlurNews.com – Meski Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) telah berakhir dan masuk proses pembelajaran, namun sampai saat ini banyak keluhan terkait PPDB.
Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Laskar Melayu Bersatu (DPD LLMB) Pekanbaru banyak menerima keluhan dan pengaduan dari masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Laskar Melayu Bersatu (DPD LLMB) Pekanbaru Datuk Panglima Muhammad Muzer, pada media. Senin (29/8/2022)
“Dengan adanya pertemuan dengan Plt Kepala Dinas Pendidikan Riau, M Job Kurniawan hendaknya dapat membawa kebaikan kepada masyarakat dengan memperhatikan dan mempertimbangkan permintaan masyarakat yang telah disampaikan LLMB,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihaknya menerima aduan masyarakat yang paling banyak diterima terkait jalur zonasi dan afirmasi.
“Dua jalur ini, sambungnya, banyak peminat dan selalu pula banyak permasalahan dari tahun ke tahun, hal terjadi karena pelaksanaan PPBD tidak transparan,” ucapnya
Ia menyebut ada dugaan maladiminitrasi dalam penerimaan PPDB ini, hampir semua sekolah SMA dan SMK melakukan penambahan siswa baru melalui jalur tak resmi PPDB, yang diduga dilakukan oknum kepala sekolah yang mengatasnamakan penambahan rekom dari Dinas Pendidikan tanpa bukti.
Uzer juga tak melarang kalau ada penambahan siswa baru di luar seleksi PPDB, jika sekolah tersebut betul-betul masih kekurangan kouta.
“Tapi buat dulu payung hukumnya, harus transparan dan yang terpenting prioritaskan calon siswa baru yang tak lulus penjaringan PPDB di sekolah tersebut, buat sistem perangkingan,bitu baru berkeadilan,” katanya. (Golan)


















