Cegah Osteoporosis dengan Cara Sederhana

Ilustrasi, osteoporosis. F Pixabay.

AlurNews.com – Osteoporosis merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia.

Penyakit ini juga termasuk banyak diderita penduduk dunia. Hal itu diungkap oleh WHO (Badan Kesehatan Dunia). WHO menyebutkan sekitar 200 juta orang menderita Osteoporosis di seluruh dunia.

Pada tahun 2050, diperkirakan angka patah tulang pinggul akan meningkat 2 kali lipat pada wanita dan 3 kali lipat pada pria.

Baca juga : Tanda dan Gejala Stroke yang Harus Diketahui

Dikutip dari laman resmi kemkes.go.id, berdasarkan data Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) tahun 2010, angka insiden patah tulang paha atas tercatat sekitar 200/100.000 kasus pada wanita dan pria diatas usia 40 tahun diakibatkan Osteoporosis.

WHO menunjukkan bahwa 50 persen patah tulang paha atas ini akan menimbulkan kecacatan seumur hidup dan menyebabkan angka kematian mencapai 30 persen pada tahun pertama akibat komplikasi imobilisasi.

Data ini belum termasuk patah tulang belakang dan lengan bawah serta yang tidak memperoleh perawatan medis di Rumah Sakit.

Berdasarkan data-data tersebut, dapat disimpulkan bahwa Osteoporosis bukan penyakit ringan yang dirasakan oleh penderitanya saja. Tapi juga menjadi beban bagi keluarga si penderita.

Pencegahan Osteoporosis dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko Osteoporosis.

Baca juga : 7 Hal Ini Bisa Menyebabkan Kolestrol Mudah Naik

Peningkatan kesadaran masyarakat dalam mencegah Osteoporosis secara dini dapat dilakukan dengan memperhatikan pola makan sehat.

Caranya dengan menjaga komposisi protein, kalsium dan vitamin D, melakukan aktivitas, terpapar sinar matahari, tidak merokok dan tidak mengkonsumsi alkohol.

Osteoporosis dapat dicegah melalui perilaku CERDIK: Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rangsang aktivitas fisik paling tidak 30 menit 3 kali seminggu, berjalan kaki 10.000 langkah per hari.

Diet sehat dan seimbang terutama yang mengandung kalsium dan vitamin D, tidak mengkonsumsi rokok dan alkohol serta terpapar sinar matahari pagi, Istirahat cukup dan Kelola stres.