Tamba menceritakan, lokasi pembobolan ruko tersebut terjadi disebuah gudang milik PT Integrasi Digital Teknologi, tepatnya di Ruko Dream Line Squer Blok H2 No 21, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang.
“Sudah kami gali keterangan korban saat itu salah seorang karyawan bersama rekan kerjanya hendak masuk kerja di ruko tempat kejadian tersebut, yang mana ruko tersebut merupakan tempat produksi panel,” ungkap Tamba.
Kata Tamba, karyawan tersebut saat masuk ke dalam gudang melihat kondisi di lantai satu ruko sudah dalam keadaan berantakan.
“Dalam rekaman CCTv handpone terlihat pada pukul 03.58 WIB 2 orang laki-laki telah masuk kedalam ruko. Terlihat ciri-ciri satu orang menggunakan baju warna hitam celana pendek abu-abu dan memakai tas, sedangkan 1 orang lainnya memakai baju berwarna kuning dan celana panjang berwarna abu-abu,” bebernya.
Tamba menambahkan, setelah dilakukan pengecekan terhadap barang-barang yang ada di dalam ruko, barulah diketahui 4 Unit Laptop, kabel DC 70, 35, 2,5, 1,5, dan 0,75 mm, 1 buah Bor Batrai, 1 buah bor listrik, 1 unit NVR Imou dan hardisk hilang.
“Atas kasus pembobolan gudang tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp50 juta,” pungkasnya. (Rian)
















