Sebagai korban penipuan KSP Karya Bhakti, pihaknya mengaku hanya berniat mempertanyakan proses penyelidikan kasus, yang saat ini sudah menetapkan teller koperasi sebagai tersangka.
Namun, pihaknya mendapati bahwa tersangka pernah memperbarui status media sosialnya.
“Karena kami menduga ada yang terkesan ditutupi. Mulai dari tersangka, dan tersangka yang juga sempat update status Facebook beberapa waktu lalu. Ini tangkapan layarnya,” papar Imam memperlihatkan postingan yang dimaksud.
Saat ini, sebanyak tiga mahasiswa diketahui telah diamankan pihak kepolisian.
“Ada tiga rekan mahasiswa diamankan, dan tadi sempat ada perampasan ponsel kami. Ada dua unit yang dirampas,” jelas salah satu peserta unjuk rasa.
Terpisah, Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Tigor Sidabariba saat dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat membenarkan adanya aksi unjuk rasa yang dilaksanakan di depan Polresta Barelang.
Namun pihaknya membantah adanya bentrok yang terjadi antara oknum kepolisian dan peserta aksi unjuk rasa.
“Gak ada yang bentrok tadi, kalau cuma saling dorong biasa itu di aksi unjuk rasa,” jelasnya. (Nando)
















