Air Ngadat, Warga Bengkong Sadai Terpaksa Manfaatkan Genangan Air Hujan

Warga Bengkong Sadai RT 06/ RW 10, Batam, terpaksa memanfaatkan genangan air hujan di lahan kosong lantaran distribusi air bersih yang tidak kunjung mengalir. (Foto: tangkapan layar video)

AlurNews.com – Warga Bengkong Sadai RT 06/ RW 10, Batam, Kepulauan Riau terpaksa memanfaatkan genangan air hujan yang berada di sebuah lahan kosong lantaran distribusi air bersih yang tidak kunjung mengalir.

Hal tersebut disampaikan Ocha (50) salah satu warga yang tinggal di sekitar area lahan kosong. Peristiwa ini, juga diketahui dari sebuah video pendek berdurasi 18 detik, yang tersebar di platform aplikasi pesan singkat.

Dalam video tersebut, terlihat warga beramai-ramai memanfaatkan genangan air, yang tertampung di kubangan lahan kosong tersebut.

“Itu dari kemarin pagi sampai malam, warga ramai dan berkumpul di lapangan itu untuk ambil air kubangan,” terangnya saat ditemui, Senin (19/7/2023).

Kegiatan warga dalam mengumpulkan air kubangan ini, diakuinya berlangsung sejak, Minggu (18/7/2023) pagi hingga malam hari.

Tidak hanya memanfaatkan galon kosong, warga juga memanfaatkan drum hanya untuk mendapatkan air yang nantinya akan digunakan untuk mencuci piring hingga keperluan buang air.

“Saya sendiri kemarin mengumpulkan air hingga satu drum. Air itu untuk kamar mandi, dan cuci piring. Bukan untuk dikonsumsi,” paparnya.

Terkait distribusi air bersih bagi warga, Oca menuturkan air bersih diketahui tidak mengalir sejak, Jumat (16/7/2023) siang.

Tidak hanya itu, keputusan warga untuk mengambil air kubangan juga dikarenakan tidak adanya respon dari pihak PT Moya Indonesia dan SPAM Batam, terkait keluhan yang sudah disampaikan warga melalui nomor hotline SPAM Batam.

“Bahkan tidak ada bantuan mobil tangki, walau kami sudah menyampaikan keluhan kami sebagai pelanggan,” terangnya.

Sebelumnya, dilansir melalui laman media sosial Air Batam Hilir dijelaskan distribusi air bersih mengalami kendala dikarenakan pipa utama yang berada di area Kepri Mall Batam mengalami kebocoran, Sabtu (17/9/2023).

Namun kini melalui laman media sosial serupa, pihak SPAM Batam juga menjelaskan telah menyelesaikan proses perbaikan pipa pada, Minggu (18/7/2023) serta menyatakan bahwa distibusi air kepada pelanggan telah kembali lancar. (Nando)