
AlurNews.com – Bripka Desjan Sialagan, personel Ditlantas Polda Kepri berhasil mengharumkan nama Indonesia dan Polri, setelah meraih mendali emas di cabor atletik sprint 800 meter pada ajang World Police and Fire Games 2023 di Winnipeg, Kanada.
Ajang Olimpiade bagi institusi Kepolisian dan Pemadam Kebakaran se-dunia ini berlangsung dari tanggal 28 Juli hingga 6 Agustus mendatang, dan diikuti kontingen dari 65 negara.
Berhasil dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (4/8/2023) siang. Bripka Desjan Sialagan mengaku sangat senang dengan prestasi yang berhasil dia raih. Bahkan, Desjan menyebut kemenangan perdananya pada even ini, ia persembahkan bagi keluarga yang mendukungnya hingga saat ini.
“Saya senang sekali berhasil meraih emas. Kemenangan ini saya persembahkan bagi keluarga tercinta,” ujarnya bangga.
Menyebut tengah beristirahat dikarenakan perbedaan waktu antara Indonesia dan Kanada. Bripka Desjan juga menyebut, bahwa keikutsertaan Indonesia dan Polri, hanya diwakili oleh dirinya dan AKBP Hokben Saor Sinaga, yang bertugas di Mabes Polri.
Dengan diwakili dua peserta saja, Indonesia hanya mengikuti empat cabor yakni lari sprint 800 dan 400 meter yang diikuti oleh Bripka Desjan Sialagan. Serta cabor sprint 200 meter dan lompat jangkit yang diikuti AKBP Hokben Saor Sinaga.
“Sebenarnya di sini sudah tengah malam. Namun tidak apa-apa, kita lanjut saja obrolan ini. Karena ini ajang Olimpiade antar institusi Polisi se-Dunia. Indonesia hanya diwakili dua orang untuk 4 cabor,” lanjutnya.
Walau mewakili Indonesia dan Polri, Bripka Desjan juga menyebut keikutsertaannya pada ajang ini, menggunakan dana pribadi serta adanya ajakan dari AKBP Hokben Saor Sinaga, yang melihat kemampuannya pada dua even olahraga yang berlangsung di Jogja dan Kuala Lumpur pada tahun 2022 silam.
Sebelum mengikuti even ini, Bripka Desjan juga menyebut terus melakukan latihan tanpa henti secara pribadi, dengan menggunakan fasilitas olahraga yang dimiliki Gelora Citra Mas Batam.
“Saya ikut karena diajak oleh rekan yang juga komandan saya. Beliau melihat kemampuan saya, setelah berhasil meraih emas di Kuala Lumpur. Setelah dari sana saya terus berlatih tanpa henti di Citra Mas,” tuturnya.
Dengan prestasi yang berhasil ia raih, Desjan juga menyampaikan harapannya agar pimpinan dapat melihat bakat, dan kemampuan para personil Polri di bidang olahraga.
Selain itu, ia juga berharap agar prestasi yang diraihnya dapat membantu dirinya untuk melanjutkan sekolah perwira dari jalur prestasi.
“Selain itu, saya juga sebenarnya ingin melanjutkan sekolah perwira dari jalur prestasi. Namun sebenarnya di institusi kami, banyak rekan-rekan saya yang memiliki bakat olahraga agar dapat perhatian pimpinan,” paparnya.
Senada dengan hal ini, AKBP Hokben Saor Sinaga juga menyampaikan harapannya agar Polri dapat mempersiapkan para personel bertalenta, dalam mengikuti event Police and Fire Games 2025 yang akan berlangsung di Amerika Serikat.
Dia sendiri menyebut, pada ajang Olimpiade Kepolisian se-Dunia ini. Indonesia telah empat kali menjadi kontingen, namun hanya mengikuti cabor atletik.
“Saya sendiri sudah empat kali ikut even ini. Pada tahun 2017, saya meraih perunggu pada even yang digelar di Inggris. Secara pribadi, besar harapan saya agar pimpinan dapat memberi perhatian pada atlet di institusi untuk even yang akan berlangsung di Amerika 2025 mendatang,” ujarnya.
Walau demikian, keikutsertaannya selama 4 kali pada even ini, juga diakui membuat beberapa rekannya akhirnya ikut tertarik ambil bagian, walau keberangkatan sebagai kontingen masih menggunakan dana pribadi.
“Keikutsertaan saya di even ini sebanyaj 4 kali saya posting di platform media sosial. Hal ini membuat beberapa rekan saya tertarik untuk ikut. Di event berikutnya rekan saya yang sama bertugas di Mabes Polri, juga akan ikut untuk cabor karate. Inikan sebenarnya adalah ajang olimpiade yang memperlombakan seluruh cabang olahraga,” tegasnya. (Nando)

















