30 Entitas Bisnis Singapura dan Thailand Ikut Aksi Bersih Tanjung Uma

aksi bersih tanjung uma
Puluhan entitas bisnis dari Singapura dan Thailand ikut aksi bersih Tanjung Uma, Minggu (22/4/2024). Foto: Istimewa

AlurNews.com – Sebanyak 30 entitas bisnis yang berasal dari Singapura dan Thailand, mengambil bagian dalam aksi bersih di Kelurahan Tanjung Uma yang digagas BatamOn Global Group. Aksi itu dilakukan pada Minggu (21/4/2024) itu dalam rangka memperingati Hari Bumi 2024.

Aksi tersebut melibatkan lebih dari 200 relawan dari berbagai perusahaan, lembaga, universitas, sekolah, komunitas termasuk relawan kesehatan dari UPT Puskesmas Lubuk Baja dan Dompet Dhuafa Kepri.

Direktur PT BatamOn Global Villiana Putri Utami mengutakan Tanjung Uma dipilih sebagai lokasi aksi karena wilayah ini memiliki permasalahan sampah yang cukup kompleks.

Baca Juga: Program Pemberdayaan Tanjunguma Berbuah Manis, BatamOn Global Group Targetkan Capaian Lebih Besar di 2024

“Para relawan bekerja tanpa kenal lelah dalam mengumpulkan dan mengangkut sampah di beberapa titik di Kampung Mentigi, RW 4 Kelurahan Tanjung Uma. Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah persepsi masyarakat tentang sampah dan mengupayakan kesadaran lingkungan,” ujarnya, Senin (22/4/2024).

Perayaan Hari Bumi 2024 ini dilaksanakan dalam rangkaian acara yang bertema “Satukan Langkah Jaga Bumi”. Selain aksi bersih-bersih lingkungan, dalam kesempatan itu juga diadakan periksa kesehatan gratis untuk masyarakat Tanjung Uma, pengumpulan barang bekas layak pakai dan FGD dengan tema “Menggagas Fasilitas Pengelolaan Sampah di Tanjung Uma”.

Di sisi dukungan pendanaan, tercatat beberapa perusahaan lokal Batam seperti PT Philips Industrial Batam, PT DIP Engineering, Oxy Suites and Cafe serta AMATI Coffee urun dana.

Salah satunya seperti yang disebut perwakilan PT Perdana Solusi Internasional Kris Chew. Perusahaan yang bergerak di bidang bisnis digital dengan pasar Indonesia dan Singapura ini tercatat sudah berkolaborasi dengan PT BatamOn Global Group pasca pandemi Covid-19.

“Villiana dan tim BatamOn telah membantu kami mencari, mengelola sumber daya manusia, dan menginspirasi ekspansi bisnis baru kami di Indonesia sejak periode Covid-19. Hampir 30 staf di Batam yang sekarang berkontribusi dalam bisnis di wilayah ASEAN, kami yakin dapat unggul di wilayah regional dan memiliki daya saing global,” terang Kris. (Nando)