
AlurNews.com – Kesbangpol memiliki peranan melakukan pengawasan dan pemantauan dalam setiap tahapan Pilkada, terutama saat masa kampanye mendatang.
Oleh sebab itu, guna memantau tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam menyiagakan tim Dukungan Elemen Satuan Kerja (DESK) Pilkada.
“Saat kampanye nanti pasti kebangpol turun, dan kita laporkan kegiatannya ke Kemendagri. Jadi nanti jangan heran ada orang Kesbangpol turun saat kampanye, itu memang tugas mereka. Nanti kami siapkan juga atributnya,” ujar Kepala Badan Kesbangpol Kota Batam Riama Manurung, Rabu (14/8/2024).
Diakuinya Kesbangpol memiliki tugas penting dalam menyampaikan persoalan netralitas ASN jelang Pilkada. Dengan begitu, pihaknya terus melakukan koordinasi bersama penyelenggara Pilkada serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam dalam melakukan pengawasan netralitas ASN.
“Misalnya ada yang ditemukan Bawaslu, preventifnya di Kesbangpol harus sampaikan ke ASN, bahwa tidak boleh terlibat dalam Pilkada sesuai dengan peraturan peraturan yang ada. Itu disampaikan baik pada ASN Pemko maupun ASN instansi vertikal,” ujarnya.
Ia melanjutkan kalau memang ditemukan ada ASN yg melanggar, hal tersebut merupakan tugas Bawaslu. Dan kalau memang dihukum itu urusan BKPSDM,” katanya.
Dalam mendukung kesuksesan pelaksaan Pilkada 2024, Kesbangpol telah menganggarkan sebesar Rp63,1 miliar. Anggaran tersebut masing-masing untuk KPU sebesar Rp39 miliar, Bawaslu Rp14,8 miliar, dan untuk pengamanan Rp9,2 miliar.
“Tentu kami pastikan anggaran Pilkada cukup, sesuai yang diusulkan KPU, Bawaslu, kemudian juga pihak keamanan TNI/Polri. Kemarin anggaran seluruhnya Rp63,1 miliar,” ujar Riama. (Roma)
















