AlurNews.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam akan membuka pelatihan kerja khusus bagi para pencari kerja penyandang disabilitas pada 2025 mendatang.
Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas dalam mengikuti pelatihan umum yang diselenggarakan oleh Disnaker.
Kepala Bidang Pembinaan, Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Kota Batam Mohzaini mengatakan para pencari kerja (pencaker) berkebutuhan khusus rawan mengalami perundungan.
Tidak bisa mengikuti instruksi dengan kecepatan yang sama dan membutuhkan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
“Di bulan September 2024 lalu, Disnaker Batam membuka pelatihan umum untuk pencari dan kami libatkan penyandang disabilitas untuk mengikuti, tetapi hal tersebut mengalami kendala,” katanya.
Selain itu, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam juga akan menggelar pelatihan kerja untuk sektor industri galangan kapal. Baik dasar maupun ahli, mengingat banyaknya perusahaan yang bergerak di bidang tersebut.
Kepala Disnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan selain itu juga ada pelatihan untuk bidang perhotelan yang mendukung sektor wisata, dan lainnya.
Ia menyampaikan kegiatan pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh Disnaker kerap dilakukan evaluasi secara rutin setiap tahunnya.
“Karena kami mendengarkan dan menerima masukan dari industri. Jadi kalau ada bidang pelatihan yang mereka butuhkan, kami akan prioritaskan. Tahun depan lagi kami evaluasi, pelatihan apa saja yang bisa kami buka, yang jelas kami akan prioritaskan kebutuhan industri,” katanya.
Ia menyampaikan pelatihan kerja bersumber dari retribusi IMTA yang dibayarkan tenaga kerja asing setiap tahunnya.
“Tahun ini ditargetkan Rp40 miliar, kami optimis tercapai lah. Jadi pelatihan bisa dilaksanakan kembali tahun depan,” ujarnya. (Roma)