Satu Orang Meninggal Setelah Tertimpa Truk Dalam Laka Lantas Maut di Batam

Proses Evakuasi Sempat Terganggu Kerumunan Warga

Sementara itu, proses evakuasi korban yang terhimpit di dalam mobil berlangsung hingga dia jam. Hal ini dikarenakan petugas merasa kesulitan, dikarenakan kurangnya ruang.

Pantaian di lokasi, pertigaan lampu merah Vitka tampak sangat ramai dikerumuni oleh masyarakat yang hanya ingin menyaksikan proses evakuasi.

Bahkan beberapa warga tampak menaikki belakang truk crane yang menjadi penyebab kecelakaan. Selain juga turut menaikki bak belakang dua truk crane lain yang digunakan untuk membantu evakuasi korban.

Para warga yang juga tampak menggunakan handphone untuk merekam situasi. Juga terlihat sangat ingin mendekat ke petugas, yang sedang melakukan evakuasi.

“Kesulitan cuma karena sedikitnya ruang kami dalam melakukan evakuasi. Awalnya kami pikir warga semakin mendekat untuk ikut membantu, namun ternyata hanya ingin menonton lebih dekat,” jelasnya sembari tersenyum sesaat setelah proses evakuasi selesai.

Kerumunan warga di sekitar lokasi sempat menyulitkan petugas saat mulai mengerahkan alat berat. Petugas juga sempat meminta agar warga di lokasi dapat memberi ruang.

“Namun himbauan kami kurang didengar, yasudah kami tetap kerjakan saja dengan ruang yang ada dengan semangat,” ujarnya.

Hal senada juga dilontarkan Kasubnit Gakkum Lakalantas Polresta Barelang, Ipda Andika. Dirinya menyebut kerumunan warga sempat membuat arus lalu lintas di pertigaan tersebut terhambat.

“Karena banyaknya massa yang menonton, arus lalu lintas jadi tersendat. Fokus kami selain evakuasi adalah melancarkan arus lalu lintas,” sebutnya. (Nando)