AlurNews.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menargetkan pengisian sejumlah jabatan strategis yang saat ini kosong dapat selesai di akhir Januari 2026. Amsakar menilai, percepatan pengisian jabatan penting untuk menjaga ritme kinerja birokrasi sekaligus mengoptimalkan penggunaan anggaran sepanjang tahun berjalan.
Amsakar mengatakan, Pemko Batam tengah mempersiapkan mekanisme open bidding atau lelang jabatan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Namun, pelaksanaannya masih menunggu persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Usulan sudah kami sampaikan. Jabatan yang kosong harus segera diisi. Untuk proses lelang jabatan masih disusun bersama Sekretaris Daerah,” kata Amsakar usai menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Batam, Rabu (7/1/2026).
Ia berharap proses lelang jabatan sudah dapat dimulai pada Januari 2026. Dengan demikian, pejabat definitif diharapkan sudah terpilih paling lambat pada Februari mendatang.
“Kalau berjalan lancar, akhir Januari sudah ada pejabat baru. Kalau ada kendala, paling lambat Februari,” ujar Amsakar.
Menurut Amsakar, pengisian jabatan sejak awal tahun menjadi krusial karena berkaitan langsung dengan efektivitas pelaksanaan program dan penyerapan anggaran 2026. Ia menginginkan para pejabat yang dilantik dapat menjalankan tugas secara penuh sejak awal tahun anggaran.
“Awal tahun ini kan masih tahap persiapan. Saya ingin Februari sudah diisi orang-orang baru, supaya mereka bisa bekerja satu tahun penuh,” ujarnya.
Amsakar menegaskan, konsistensi pejabat penanggung jawab anggaran akan mempengaruhi kualitas perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah daerah.
“Kalau bisa sebelum triwulan pertama sudah terisi, agar penanggung jawab anggaran selama setahun ke depan pejabatnya sama,” ujarnya.
Sejumlah jabatan strategis yang saat ini masih kosong antara lain Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kepala Dinas Perpustakaan Kota Batam, Kepala Dinas Perindustrian, serta Kepala Dinas Perdagangan.
Amsakar pun berharap proses pengisian jabatan berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.
“Doakan mudah-mudahan paling lambat Februari sudah ada pejabat baru,” jelasnya.

















