
AlurNews.com – BPJS Kesehatan bersama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memperkuat perlindungan jaminan kesehatan bagi pengemudi mitra Gojek melalui kolaborasi dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Kesehatan dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk pada Senin (12/1/2026). Kolaborasi ini bertujuan memastikan pekerja transportasi online memperoleh akses perlindungan kesehatan yang berkelanjutan.
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan David Bangun mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari upaya negara menjawab tantangan perlindungan sosial di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.
“Program JKN dirancang untuk melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan jenis pekerjaan, termasuk pengemudi mitra Gojek yang setiap hari bekerja di lapangan dengan risiko kesehatan yang tidak terduga,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).
Melalui kolaborasi tersebut, mitra Gojek beserta keluarganya diharapkan dapat memperoleh perlindungan kesehatan yang setara. Ia menyebutkan, hingga 31 Desember 2025 cakupan kepesertaan Program JKN telah mencapai 282,7 juta jiwa atau lebih dari 98 persen dari total penduduk Indonesia.
Capaian tersebut, lanjut David, menjadi modal penting dalam memperluas perlindungan jaminan kesehatan bagi pekerja sektor informal, termasuk pekerja berbasis platform digital.
“Perhatian terhadap pengemudi mitra Gojek juga sejalan dengan langkah pemerintah yang tengah menyiapkan regulasi perlindungan pekerja transportasi online berbasis platform digital agar memperoleh jaminan kesehatan secara berkelanjutan,” kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, David juga menyoroti kemudahan layanan yang telah dikembangkan BPJS Kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN. Melalui aplikasi tersebut, peserta dapat mengambil nomor antrean secara daring, mengubah data kepesertaan, mencari fasilitas kesehatan terdekat, hingga melakukan skrining riwayat kesehatan.
“Sekarang peserta JKN cukup menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) saat mengakses layanan kesehatan, selama status kepesertaannya aktif,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Operasional Gojek Bambang Adi Wirawan menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BPJS Kesehatan sejalan dengan misi perusahaan yang berfokus pada tiga pilar utama, yakni mendengarkan, melindungi, dan menyelamatkan mitra.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memberikan rasa aman kepada mitra kami agar dapat bekerja dengan lebih tenang, aman, dan nyaman,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi kerja pengemudi yang menghadapi berbagai risiko di jalan membuat aspek kesehatan menjadi sangat krusial. Oleh karena itu, kerja sama ini diharapkan membawa manfaat nyata bagi mitra Gojek.
“Bagi Mitra Juara Gojek atau mitra dengan kinerja terbaik dan berstatus penuh waktu, iuran BPJS Kesehatan akan kami tanggung setiap bulan agar mereka tidak khawatir terhadap biaya kesehatan yang tidak terduga,” ujarnya. (Nando)

















