
AlurNews.com – Pengguna media sosial di Batam, Kepulauan Riau dihebohkan dengan postingan seorang wanita yang terekam menangis di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau.
Dari penelusuran yang dilakukan, diketahui video awal tersebut diposting oleh akun @teguhbowo7 pada Senin (12/1/2026). Dalam unggahan yang kini telah diunggah ulang oleh beberapa akun media sosial lainnya, ibu tersebut menangis setelah tertinggal maskapai Super Jet Air.
Akun tersebut juga menambahkan, bahwa ibu tersebut tertinggal akibat adanya dugaan sistem booking cabin yang mengalami kegagalan sistem. Sang ibu juga dijelaskan merasa kesedihan yang mendalam, dikarenakan sudah tidak pulang ke kampung halaman nya sejak 10 tahun lalu.
Menanggapi postingan viral tersebut, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan bahwa ibu yang terlihat dalam video merupakan bagian dari empat penumpang yang dinyatakan tertinggal untuk penerbangan Super Air Jet IU-950 rute Batam–Yogyakarta pada Sabtu (10/1/2025) dengan jadwal keberangkatan pukul 14.50 WIB.
“Kami juga menyampaikan klarifikasi bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak sesuai dengan data operasional,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (13/1/2026).
Berdasarkan catatan petugas layanan darat, dan rekaman CCTV, pelanggan yang dimaksud tercatat datang dan melapor ke konter check-in melewati batas waktu yang telah ditentukan.
“Rekaman menunjukkan pelanggan tiba di area terminal keberangkatan pukul 13.32 WIB, kemudian melapor ke konter check-in pukul 14.26 WIB, atau 24 menit sebelum jadwal keberangkatan, sehingga telah melewati batas waktu yang ditetapkan,” ujarnya
Danang menyebut, saat pelanggan melapor proses boarding atau naik pesawat sudah berlangsung, yakni pukul 14.24 WIB. Pihaknya menegaskan tahapan keberangkatan penerbangan telah berjalan sesuai jadwal.
Pihak maskapai menyebut sesua prosedur operasional, konter check in dinyatakan tertutup 30 menit sebelum keberangkatan. Ketentuan ini diberlakukan agar terdapat waktu yang cukup untuk proses penanganan bagasi, pengaturan muatan pesawat, pemeriksaan keselamatan, kelengkapan dokumen serta persiapan akhir sebelum pesawat diberangkatkan.
“Sementara itu, ruang tunggu ditutup 10 menit sebelum keberangkatan guna memastikan proses naik pesawat berjalan tertib dan tepat waktu,” uajrnya.
Selain itu, petugas layanan darat dari pihak maskapai juga telah melakukan pengumuman manual untuk memanggil pelanggan yang belum menyelesaikan proses check-in sebelum batas waktu ditutup.
“Super Air Jet memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dan senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sesuai ketentuan yang berlaku, dengan tetap mengedepankan keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan seluruh pelanggan,” ujarnya. (nando)

















