AlurNews.com – Setelah menuntaskan pemulihan seluruh infrastruktur telekomunikasi di wilayah terdampak banjir Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Telkomsel melanjutkan langkah berikutnya dengan memasuki fase stabilisasi dan optimalisasi jaringan.
Telkomsel memastikan seluruh 7.648 site yang sempat terdampak banjir kini telah pulih dan beroperasi 100 persen. Pemulihan total tersebut menjadi fondasi penting bagi perusahaan dalam menjaga konsistensi performa jaringan, terutama di daerah yang masih menjalani proses pemulihan infrastruktur lainnya.
Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nugroho A. Wibowo, mengatakan bahwa pemulihan jaringan bukanlah akhir dari upaya Telkomsel dalam mendukung masyarakat.
Menurutnya, fase stabilisasi justru menjadi krusial untuk memastikan layanan komunikasi tetap prima dalam jangka panjang.
“Setelah seluruh site terdampak berhasil dipulihkan, fokus kami saat ini adalah menjaga jaringan tetap stabil dan optimal. Kami ingin pelanggan dapat kembali beraktivitas dengan dukungan layanan komunikasi yang konsisten dan andal,” ujar Nugroho.
Dalam fase stabilisasi ini, Telkomsel melakukan pemantauan intensif terhadap performa jaringan di berbagai titik layanan.
Selain itu, penguatan kapasitas dan penyesuaian konfigurasi jaringan juga dilakukan, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami lonjakan trafik seiring pulihnya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Optimalisasi jaringan tidak hanya menyasar aspek teknis di lapangan, tetapi juga mencakup penguatan sistem pendukung.
Telkomsel memastikan ketersediaan pasokan daya cadangan, penyempurnaan parameter jaringan, serta kesiapan tim teknis untuk merespons dinamika kondisi lapangan yang masih berubah pascabencana.
Langkah ini dinilai penting mengingat di sejumlah wilayah, infrastruktur pendukung seperti kelistrikan dan akses transportasi belum sepenuhnya pulih.
“Dengan pendekatan tersebut, Telkomsel berupaya menjaga keandalan layanan komunikasi agar tetap berjalan normal di tengah proses pemulihan yang berlangsung,” jelasnya. (Nando)


















