Hampir 80 Persen Warga Karimun Konsumsi Beras Pera, Bulog Diminta Perbanyak Stok Premium

Ilustrasi beras premium. (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Hampir 80 persen masyarakat Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) mengkonsumsi beras jenis pera.

Diketahui, beras pera merupakan jenis beras yang memiliki tekstur tidak lengket atau tidak pulen. Dan masuk dalam kategori beras premium.

Tingginya angka kebutuhan masyarakat terhadap beras jenis pera tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi para distributor atau Bulog.

Terlebih baru-baru ini, Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman memberikan ultimatum ke Bulog untuk memastikan ketersediaan beras di Kepri, khususnya Karimun.

Salah seorang masyarakat di Karimun, Elviana berharap pihak Bulog dapat memperbanyak stok beras premium, agar tak ada lagi kelangkaan.

“Ini kan sebentar lagi kita mau menyambut bulan puasa dan hari raya, sebaiknya pihak-pihak distributor maupun Bulog memperbanyak stok dan jangan sampai terjadi kelangkaan lagi,” ungkapnya.

Selain itu menyesuaikan juga dengan selera masyarakat (beras pera-red), ketimbang mendatangkan beras SPHP yang kurang diminati masyarakat,” timpalnya lagi.

Menanggapi hal itu, Kepala Perum Bulog Cabang Batam, Guido XL Pereira mengaku saat ini pihaknya sedang mendatangkan beras premium ke Kabupaten Karimun.

“Kita sudah pesan dan datangkan beras premium ke Karimun sebanyak 250-500 ton akhir bulan ini. Karena sebelumnya kita sudah datangkan beras premium sekitar 240 ton, langsung habis,” ungkap Guido, Jumat (23/1/2026).

Ia mengatakan stok tersebut diperkirakan akan mencukupi kebutuhan masyarakat Karimun dalam menyambut hari besar keagamaan.

“Sesuai dengan kemampuan ekonomi masyarakat, beras premium itu nanti akan dikemas menjadi kemasan 5 kilogram dan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp77 ribu,” katanya mengakhiri. (Andre)