4 Pejabat Eselon II Dilantik, Amsakar Tekankan Penanganan Sampah dan Infrastruktur

Pelantikan empat pejabat Eselon II Pemko Batam, Jumat (6/2/2026). Foto: AlurNews.com

AlurNews.com – Wali Kota Batam Amsakar Achmad melantik empat pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Batam, Jumat (6/2/2026). Pelantikan tersebut merupakan bagian dari rotasi dan penguatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).

Berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Batam, pejabat yang dilantik yakni Hendriana Gustini sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Batam, Dohar Mangalando Hasibuan sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Metra Dinata sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, serta Herman Rozie yang dipercaya memimpin Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik. Ia menegaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan hal yang lumrah dalam pemerintahan sebagai bagian dari penyegaran organisasi.

Kepada Herman Rozie, Amsakar menitipkan pesan khusus untuk meningkatkan literasi masyarakat melalui penguatan peran perpustakaan daerah. Menurutnya, latar belakang akademik Herman diharapkan mampu melahirkan inovasi baru.

“Pak Herman sebagai doktor tentu memiliki banyak gagasan untuk meningkatkan kualitas OPD Perpustakaan kita,” ujar Amsakar.

Sementara kepada Hendriana Gustini, Amsakar menyoroti persoalan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur yang kerap terjadi. Ia berharap pengalaman Hendriana yang sebelumnya bertugas di Inspektorat dapat menjadi modal dalam mengatasi persoalan tersebut.

“Sudah cukup lama di Inspektorat. Sekarang saatnya meningkatkan pengayaan dan kontribusi di OPD lain,” jelasnya.

Kepada Metra Dinata, Amsakar menugaskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah Sei Beduk. Ia juga menyinggung rencana pelebaran jalan Batuaji tembus ke Tiban guna mengurai kemacetan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Adapun kepada Kepala DLH yang baru, Dohar Mangalando Hasibuan, Amsakar menekankan pentingnya penanganan persoalan sampah. Ia menyebut Batam saat ini masuk dalam kategori darurat sampah.

“Batam berada di peringkat 124 kota di Indonesia dalam persoalan pengelolaan sampah. Presiden RI Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya mewujudkan kota yang bersih, termasuk Batam,” ujarnya.

Amsakar menambahkan, sejumlah jabatan yang ditinggalkan pejabat lama masih harus menunggu persetujuan pemerintah pusat untuk diisi. Selain itu, Pemko Batam juga berencana melakukan penyegaran pada jabatan eselon III dan IV dalam waktu dekat.

“Ada regulasi baru yang harus kita tunggu. Namun penyegaran birokrasi tetap akan kita lakukan,” jelasnya. (Nando)