
AlurNews.com — Inovasi pengolahan limbah kulit kopi Arabika Kintamani mengantarkan Ni Made Bintang Handayani meraih penghargaan nasional. Mahasiswa PGSD Fakultas Dharma Acarya Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa, Denpasar, itu dinobatkan sebagai Juara I Pemuda Pelopor Bidang Kewirausahaan 2025.
Penghargaan tersebut diterima Bintang dalam ajang Pemuda Pelopor Nasional yang digelar di Boyolali, Jawa Tengah, 15 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Kementerian Desa.
Melalui inovasi bertajuk Kintamani Cascara (Kintara), Bintang mengolah limbah kulit kopi atau cascara yang selama ini terbuang menjadi produk pangan bernilai ekonomi tinggi.
“Sejak tahun 2023, saya tertarik untuk tahu lebih jauh terkait melimpahnya limbah kulit kopi di kampung. Kulit kopi ini tidak terkelola dengan baik,” kata Bintang di Bangli, Jumat (6/2/2026), dikutip dari Kemenag.go.id.
Ia menjelaskan, hasil riset selama beberapa tahun menunjukkan cascara memiliki kandungan antioksidan dan serat alami yang tinggi. Temuan tersebut kemudian dikembangkan menjadi berbagai produk olahan.
“Setelah riset beberapa tahun, saya menemukan bahwa cascara mengandung antioksidan dan serat alami yang tinggi,” ujarnya.
Bintang mengolah cascara menjadi empat produk unggulan, yakni Fudgy Brownies Cascara, Brownies Cascara Crispy, Teh Cascara, dan Keripik Cascara Suna Cekuh, dengan cita rasa khas Bali.
Atas capaian tersebut, Bintang menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan sivitas akademika UHN IGB Sugriwa yang konsisten mendukung riset dan inovasi mahasiswa.
Rektor UHN IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana, mengapresiasi prestasi yang diraih Bintang. Ia menilai inovasi tersebut menjadi bukti peran mahasiswa dalam menghadirkan solusi berbasis kearifan lokal.
“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi UHN Sugriwa. Ni Made Bintang Handayani berhasil melakukan inovasi sehingga bisa meraih prestasi pemuda pelopor di tingkat nasional,” ujar Sudiana.
Menurutnya, keberhasilan Bintang menambah deretan mahasiswa UHN yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Inovasi pengolahan limbah kopi dinilai sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan sekaligus penguatan ekonomi masyarakat. (red)
















