AlurNews.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni memastikan kesiapan armada dan anggaran untuk melayani Angkutan Lebaran 2026, khususnya dalam mengantisipasi lonjakan pemudik dari Batam dan wilayah sekitarnya.
Pelni mengalokasikan anggaran sebesar Rp42,3 miliar untuk program diskon tiket Lebaran 2026. Program tersebut berlaku untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026.
Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin, mengatakan kebijakan diskon tersebut merupakan upaya perusahaan untuk meringankan beban masyarakat yang akan mudik menggunakan transportasi laut.
“Kami menyiapkan anggaran Rp42,3 miliar untuk program diskon tiket dengan periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026. Ini bagian dari komitmen Pelni agar masyarakat dapat mudik dengan tarif yang lebih terjangkau,” ujar Edwin, Jumat (13/2/2026).
Selain memberikan diskon tarif, Pelni juga menambah satu armada penumpang untuk memperkuat layanan di Batam. Jika sebelumnya hanya dilayani satu kapal, pada Angkutan Lebaran tahun ini Pelni menambah satu kapal lagi guna meningkatkan kapasitas angkut penumpang.
Penambahan armada tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kenaikan jumlah pemudik. Pelni memproyeksikan jumlah penumpang Angkutan Lebaran 2026 meningkat sekitar 1 hingga 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Walaupun kenaikannya tidak terlalu besar, kami tetap melakukan berbagai persiapan agar pelayanan tetap optimal, aman, dan nyaman bagi penumpang,” kata Edwin.
Terkait program mudik gratis, Pelni menyebut sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) telah melakukan koordinasi awal. Namun hingga kini, belum seluruh BUMN memastikan partisipasi dalam program tersebut.
“Beberapa BUMN sudah berkoordinasi dengan kami, sementara yang lain masih menunggu kepastian,” ujarnya. (Nando)


















