Kebutuhan LPG di Sumbagut Diprediksi Naik 3,8 Persen saat Ramadan dan Lebaran 2026

kebutuhan LPG di Sumbagut
Petugas di Pertamina menyiapkan LPG untuk didistribusikan. Foto: AlurNews.com

AlurNews.com – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memproyeksikan kenaikan kebutuhan Liquefied Petroleum Gas (LPG) selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026 sebesar 3,8 persen dibandingkan rata-rata normal harian.

Wilayah Sumbagut ini meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan pada kondisi normal rata-rata penyaluran LPG di wilayah tersebut mencapai 3.733 metrik ton (MT) per hari. Selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026, jumlah itu diperkirakan meningkat menjadi 3.874 MT per hari.

“Kami memproyeksikan peningkatan kebutuhan LPG selama periode Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini sebesar 3,8 persen dibandingkan rerata konsumsi normal harian,” ujar Fahrougi dalam keterangan tertulis, Kamis (19/2/2026).

Menurut dia, peningkatan kebutuhan LPG dipicu oleh tingginya aktivitas rumah tangga, usaha mikro, serta meningkatnya aktivitas kuliner selama bulan Ramadan hingga Lebaran.

Pertamina, lanjut Fahrougi, memastikan kesiapan stok dan distribusi LPG dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah, kepolisian, agen LPG, dan pangkalan guna menjaga kelancaran distribusi.

Ia mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kilogram sesuai peruntukannya dan melakukan pembelian di pangkalan resmi untuk mendapatkan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Sementara itu, bagi pengguna LPG non-subsidi Bright Gas, Pertamina menyiapkan promo pengisian ulang tabung Bright Gas 5,5 kilogram dan 12 kilogram di outlet resmi. Pelanggan yang melakukan pembayaran melalui MyPertamina LinkAja berkesempatan memperoleh cashback hingga Rp 25.000 serta poin MyPertamina. (Nando)