
AlurNews.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang mencatatkan prestasi membanggakan. Berdasarkan hasil Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025, Tanjungpinang meraih skor tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau dengan nilai 4,17, melampaui rata-rata provinsi maupun nasional.
Capaian tersebut menempatkan Tanjungpinang sebagai daerah dengan daya saing paling kuat di Kepri. Penguatan terlihat pada sejumlah pilar strategis, seperti adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pasar tenaga kerja, sistem keuangan, serta ukuran pasar dan dinamika bisnis.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menegaskan hasil ini merupakan buah kerja bersama lintas sektor.
“Alhamdulillah, capaian IDSD ini menjadi bukti bahwa Kota Tanjungpinang terus bergerak ke arah yang positif. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah, dukungan masyarakat, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan pemangku kepentingan lainnya,” ujar Teguh, Rabu (25/2/2026), dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.
Ia menjelaskan, IDSD mengukur kemampuan daerah dalam mengelola sumber daya dan kebijakan pembangunan guna meningkatkan produktivitas, kesejahteraan, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
IDSD disusun berdasarkan sejumlah pilar utama, mulai dari institusi, infrastruktur, adopsi TIK, stabilitas ekonomi makro, kesehatan, keterampilan SDM, pasar produk dan tenaga kerja, sistem keuangan, hingga ekosistem inovasi.
“Skor yang tinggi menunjukkan daerah memiliki fondasi pembangunan yang kuat dan adaptif terhadap perubahan,” jelasnya.
Menurut Teguh, capaian ini sekaligus menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi, terutama dalam mempercepat transformasi digital, meningkatkan mutu layanan publik, serta memperkuat iklim investasi dan ekonomi kreatif.
“Ke depan, kami berharap capaian ini tidak hanya menjadi angka, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kota Tanjungpinang akan terus berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan, pelayanan berbasis digital, dan pengembangan SDM agar daya saing daerah semakin meningkat,” ujarnya. (red)

















