Ketua DPRD Batam Apresiasi May Day yang Humanis dan Peduli Lingkungan

AlurNews.com, Batam – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Batam berlangsung berbeda. Tidak hanya menyuarakan tuntutan kesejahteraan pekerja, ribuan buruh juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi “Batam Bersih” yang digelar di kawasan Welcome to Batam (WTB), Batam Center, Jumat (1/5/2026).

Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin menilai peringatan May Day tahun ini mencerminkan kesadaran para pekerja bahwa Batam bukan sekadar tempat mencari nafkah, tetapi juga rumah yang harus dijaga bersama.

“Hari ini kita melihat bagaimana pekerja tidak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga ikut menjaga kebersihan dan kenyamanan kota. Ini bentuk sinergi yang baik untuk mewujudkan Batam yang maju, bersih, indah, aman, dan nyaman,” kata Kamaluddin.

Kegiatan bertema “May Day 2026 Mengangkat Harkat & Martabat Kaum Pekerja, Batam Bersih Pekerja Peduli Lingkungan, Bersinergi untuk Kota yang Sehat dan Nyaman” itu dipadati para pekerja dari berbagai serikat buruh.

Selain Kamaluddin, hadir pula Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Aweng Kurniawan dari Fraksi Partai Gerindra dan anggota DPRD Kota Batam Muhammad Mustofa. Dari unsur pemerintah daerah, tampak Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.

Dalam kesempatan itu, Kamaluddin juga mengapresiasi aksi unjuk rasa yang digelar Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Kota Batam-Kepri karena berlangsung tertib dan kreatif.

“Terima kasih kepada seluruh pekerja yang menyampaikan aspirasi secara damai. Ini menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi,” ujarnya.

Sementara itu, dalam aksi May Day tersebut, KC FSPMI Kota Batam menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Di antaranya mendesak pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru sesuai amanat Mahkamah Konstitusi, menghapus sistem outsourcing, serta menolak praktik upah murah atau HOSTUM.

“Peringatan May Day 2026 menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan kalangan pekerja. Di tengah tuntutan soal kesejahteraan, para buruh juga ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Batam ke depan,” jelasnya.