Dua Bulan Tak Bisa Bekerja, Karyawan Club de Arjuna Jualan Kerupuk untuk Bertahan Hidup

Dua Bulan Tak Bisa Bekerja, Karyawan Club de Arjuna Jualan Kerupuk untuk Bertahan Hidup

Alurnews.com, Batam – Sengketa kepemilikan lahan membuat aktivitas Club de Arjuna di Jalan Raya Kedoya, Jakarta Barat, terhenti hampir dua bulan. Kondisi yang berdampak langsung terhadap ratusan karyawan PT HD Arjuna yang kehilangan sumber penghasilan.

Para pekerja kemudian menggelar aksi unjuk rasa di depan area usaha mereka dengan membawa sejumlah spanduk dan meminta aktivitas usaha kembali dibuka agar dapat bekerja seperti sebelumnya.

Bagi para karyawan, terhentinya aktivitas Club de Arjuna bukan hanya persoalan operasional perusahaan. Mereka mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari karena tidak lagi menerima penghasilan seperti sebelumnya.

Salah seorang karyawan, Deby qlbahkan harus mencari pekerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan hidup selama tidak dapat bekerja. Deby memilih berjualan kerupuk untuk mendapatkan pemasukan.

Kisah Deby menjadi gambaran kondisi pekerja yang terdampak akibat terhentinya aktivitas usaha di tengah sengketa kepemilikan lahan yang masih berproses secara hukum.

Sengketa tersebut melibatkan PT HD Arjuna dengan pihak yang mengklaim sebagai ahli waris, yakni H Sulardi dan Ahmad Mawardi.

Di tengah proses hukum yang masih berjalan, para pekerja berharap terdapat solusi agar aktivitas usaha dapat kembali berjalan dan mereka bisa memperoleh penghasilan.

Koordinator lapangan aksi, Venny meminta pemerintah daerah turut memperhatikan nasib para pekerja yang terdampak.

“Kami berharap Gubernur dan Wali Kota bisa melihat langsung kondisi yang dialami para karyawan,” jelasnya.

Para pekerja juga berencana melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Jakarta Barat untuk menyampaikan kondisi mereka dan meminta solusi atas terhentinya aktivitas kerja.

Aksi berlangsung tertib dengan pengamanan dari ratusan personel Polres Metro Jakarta Barat. LSementara itu, akses menuju area kantor tampak ditutup dan dijaga oleh massa dari salah satu organisasi kemasyarakatan.

Hingga aksi berlangsung, aktivitas usaha Club de Arjuna masih belum kembali berjalan seperti sebelumnya.