
AlurNews.com – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) meraih penghargaan Best Energy Sector – IDX Main Board dalam ajang EmitenNews Capital Market Excellence Awards 2026.
Penghargaan ini mengapresiasi kinerja PGN sebagai emiten, terutama dalam menjaga fundamental bisnis, tata kelola, disiplin keuangan, dan nilai bagi pemegang saham.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang bertema “Connecting Leaders, Championing Growth” dengan semangat “A Decade of Leadership”. Penilaian mencakup sejumlah indikator, antara lain kinerja keuangan, reputasi perusahaan, minat investor, kontribusi dividen, serta kepemilikan saham publik (public shares).
Baca Juga: PGN Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Energi Rendah Karbon
Dalam penilaian itu, PGN memperoleh skor maksimal 5 untuk empat indikator, yakni kepemilikan saham publik, minat investor, kontribusi dividen, dan reputasi.
Penyelenggara juga mempertimbangkan status pencatatan saham perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), ketersediaan laporan keuangan tahun buku 2025, pemenuhan ketentuan saham free float dan jumlah pemegang saham, serta status perusahaan dalam daftar Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration atau HSC).
Capaian tersebut sejalan dengan kinerja PGN sepanjang 2025. Perseroan membukukan pendapatan sebesar USD 3,9 miliar, tumbuh sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. PGN juga mencatatkan laba operasi USD 519,6 juta dan laba bersih USD 215,4 juta.
Dari sisi imbal hasil bagi pemegang saham, PGN membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar USD 172,29 juta atau sekitar Rp3,04 triliun, berdasarkan kurs Bank Indonesia Rp17.673 per dolar AS. Dividen tersebut setara dengan dividend payout ratio (DPR) 80 persen dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD 215,36 juta.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya perusahaan menjaga kinerja bisnis sekaligus memberikan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya PGN dalam menjaga kinerja bisnis sekaligus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi pemegang saham. PGN akan terus menjalankan strategi pertumbuhan secara prudent dengan mempertahankan disiplin keuangan dan memperkuat fundamental bisnis,” ujar Fajriyah.
PGN berupaya menjaga keseimbangan antara pembagian dividen dan kebutuhan investasi untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang. Perseroan juga terus memperkuat disiplin keuangan, menjaga kualitas arus kas, dan mempertahankan fundamental bisnis di tengah dinamika industri energi global.
Ke depan, PGN melihat prospek bisnis gas bumi domestik tetap positif seiring meningkatnya kebutuhan energi nasional. Gas bumi juga memiliki peran strategis dalam mendukung transisi menuju energi baru dan terbarukan.
Untuk menangkap peluang tersebut, PGN memperkuat keandalan operasional melalui pengelolaan portofolio gas bumi yang disalurkan melalui pipa maupun moda nonpipa, seperti liquefied natural gas (LNG) dan compressed natural gas (CNG). Perseroan juga mengoptimalkan infrastruktur serta meningkatkan efisiensi operasional dan keuangan.
Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN menjalankan strategi tersebut untuk memperkuat bisnis gas bumi secara berkelanjutan, menyediakan solusi energi bagi berbagai segmen pelanggan, serta menciptakan nilai bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan. (red)

















