AlurNews.com – Nasib malang menimpa Indra Kusma Sianipar. Niat hendak melaut mencari ikan, tapi malah terjatuh di lautan. Pada 28 April, Indra berangkat mencari ikan ke perairan Natuna, Kepulauan Riau, dengan menggunakan KM Napoleon.
Nelayan berusia 29 tahun asal Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara itu jatuh di perairan Selat Singapura, pada 29 April, sekitar pukul 17.30 WIB.
Ceritanya, ketika KM Napoleon sedang berada di Selat Singapura, Indra sedang duduk di pinggir kapal bagian dek bawah sambil mengobrol dengan temannya sesama ABK.
Baca Juga: KN Belut Laut 406 Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Natuna
Lalu, rekannya naik ke atas kapal, mengambil sigaret untuk kemudian dibawa lagi turun ke bawah. Seketika, Indra sudah tak terlihat. Suasana berubah jadi kalang kabut.
Seluruh ABK KM Napoleon langsung bergegas mencari keberadaannya, tetapi tak juga ditemukan. Spekulasi, jika Indra terjatuh ke laut lepas.
Informasi tenggelamnya Indra pun diterima oleh KN Kalimasadha yang sedang melaksanakan patroli bersama Yudistira -A/24 di perairan TSS Selat Singapura. Petugas langsung melakukan pencarian.
Dua hari pascakejadian, tepatnya 1 Mei, pukul 13.00 WIB, Indra ditemukan mengapung di Selat Singapura oleh kapal patroli TB JNP 951 dan KN Kalimasadha. Kondisinya selamat. Nakhoda kemudian meghubungi pihak VTS, lalu KPLP menjemput korban dan diserahkan ke KSOP Batam.
Kasi KPLP Kantor KSOP Batam, Adi Rivai, membenarkan peristiwa itu. Nelayan yang bersangkutan telah diserahkan ke Satpolairud Polresta Barelang, untuk ditangani lebih lanjut.
“Semalam sudah kita serah terima ke Satpolairud Polresta Barelang. Tugas kita hanya mengamankan,” kata dia, Kamis (2/4/2024) kemarin.
Terpisah, Kanit Gakkum Satpolairud Polresta Bareng, Iptu Yustinus Halawa, menyebut jika Indra telah dipulangkan ke kampung halamannya. Kondisinya juga sudah membaik.
“Hari ini kita pulangkan ke kampungnya. Kondisinya sudah sehat. Psikisnya masih normal. Kami juga sudah melakukan komunikasi ke pihak keluarganya,” ujarnya. (Arjuna)

















