AlurNews.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan target penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp16 miliar pada tahun 2026.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan sasaran tahun sebelumnya yang ditetapkan Rp15 miliar.
Ketua Baznas Kepri, Arusman Yusuf, mengatakan capaian penerimaan ZIS pada tahun lalu berhasil memenuhi target yang telah ditentukan. Kondisi itu menjadi modal optimisme pihaknya untuk meningkatkan target di tahun mendatang.
Menurut Arusman, kontribusi terbesar penghimpunan ZIS selama ini masih berasal dari zakat profesi aparatur sipil negara (ASN), termasuk di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, dengan nilai rata-rata sekitar Rp500 juta setiap bulan. Selain itu, Baznas Kepri juga menerima zakat dari perusahaan swasta, para muzaki, serta dana infak dan sedekah masyarakat umum.
Untuk mendorong peningkatan penerimaan, Baznas Kepri menggencarkan sosialisasi ke berbagai instansi yang dinilai belum optimal dalam menyalurkan zakat, baik instansi pemerintah, perusahaan, maupun individu wajib zakat.
Di sisi lain, Baznas Kepri juga meluncurkan program Gerakan Gemar Berinfak (Gempak) Gen-Z yang menyasar pelajar tingkat SMA, SMK, SLB, dan MAN, baik negeri maupun swasta. Program ini dilakukan dengan menyalurkan kotak infak ke sekolah-sekolah, di mana dana yang terkumpul akan dikembalikan ke sekolah masing-masing untuk mendukung kegiatan positif, seperti perbaikan sarana dan prasarana.
Guna memudahkan masyarakat menunaikan zakat, Baznas Kepri menyediakan layanan pembayaran di sejumlah titik strategis, seperti pusat perbelanjaan, pelabuhan, dan bandara. Selain itu, pembayaran zakat juga dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi baznaskepri.org.
Arusman menjelaskan, dana ZIS yang dihimpun dimanfaatkan untuk berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat, antara lain bantuan pendidikan, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dukungan bagi dai di wilayah terpencil, hingga bantuan kesehatan dan penanggulangan bencana.
Melalui peningkatan target dan perluasan program, Baznas Kepri berharap manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kepulauan Riau. Pada tahun 2025, seluruh dana ZIS yang terkumpul telah disalurkan melalui berbagai program unggulan Baznas Kepri. (ib)


















