
AlurNews.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri mulai mematangkan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Kepri VI Tahun 2026. Salah satu agenda utama yang disepakati ialah rencana mempertandingkan 35 cabang olahraga (cabor).
Kesepakatan tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan PORPROV Kepri VI Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang, Selasa (13/1/2026).
Rapat dihadiri Kepala Dispora Kota Tanjungpinang Ruli Friady beserta jajaran, perwakilan Dispora Provinsi Kepri, pengurus KONI Provinsi Kepri, serta pengurus KONI Tanjungpinang.
Rapat membahas penetapan cabang olahraga yang akan dipertandingkan sekaligus pembentukan Panitia Besar (PB) PORPROV Kepri VI Tahun 2026 sebagai tahapan awal penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di Kepri tersebut.
Jumlah 35 cabang olahraga direncanakan mengacu pada pelaksanaan PORPROV sebelumnya. Namun, tuan rumah tetap diberi ruang untuk mengusulkan penambahan cabor unggulan, dengan catatan memenuhi persyaratan serta kesiapan pengurus cabang olahraga di tingkat provinsi.
Kepala Dispora Tanjungpinang Ruli Friady, menegaskan bahwa rapat koordinasi ini menjadi fondasi penting bagi kesiapan penyelenggaraan PORPROV sejak tahap perencanaan.
“Penentuan cabang olahraga dan pembentukan Panitia Besar merupakan langkah awal yang sangat menentukan. Dengan koordinasi yang baik sejak awal, seluruh tahapan pelaksanaan diharapkan berjalan terencana, efektif, dan sesuai regulasi,” ujar Ruli, dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.
Rapat juga menegaskan bahwa penyelenggaraan PORPROV Kepri VI Tahun 2026 tidak diarahkan pada pembangunan venue baru. Panitia akan memaksimalkan pemeliharaan dan renovasi fasilitas olahraga yang telah ada dengan mengedepankan efisiensi anggaran. Pemanfaatan aset pemerintah daerah, instansi vertikal, serta kerja sama lintas sektor menjadi strategi utama mendukung kesiapan venue.
Terkait kepanitiaan, susunan Panitia Besar PORPROV Kepri VI Tahun 2026 akan disusun melalui koordinasi antara KONI Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Struktur kepanitiaan tersebut selanjutnya diusulkan untuk ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Kepulauan Riau.
Ruli menambahkan, seluruh rangkaian persiapan dan pelaksanaan PORPROV sejalan dengan arah kebijakan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. Pemerintah Kota Tanjungpinang, kata dia, memberikan dukungan penuh terhadap PORPROV sebagai sarana pembinaan prestasi olahraga, penguatan karakter generasi muda, serta peningkatan citra daerah.
Selain aspek olahraga, PORPROV Kepri VI juga diharapkan memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Pelibatan UMKM, kegiatan pendukung seni dan budaya, serta optimalisasi sektor pariwisata, perhotelan, dan jasa pendukung menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Rapat turut membahas tahapan lanjutan persiapan, mulai dari penetapan logo, maskot, dan tema kegiatan, kesiapan venue pertandingan, hingga rencana pelaksanaan PORPROV yang diusulkan berlangsung pada November 2026. KONI kabupaten/kota juga dijadwalkan melakukan dua kali survei dan kunjungan venue untuk memastikan kesiapan teknis.
Aspek keamanan, kesehatan, dan kenyamanan atlet serta ofisial turut menjadi perhatian utama dan akan dikoordinasikan lintas sektor oleh Panitia Besar selama pelaksanaan PORPROV Kepri VI Tahun 2026. (red)
















