Yunus Muda Resmi Dilantik, Melengkapi Jabatan Pimpinan DPRD Batam

Pelatikan Yunus Muda sebagai anggota DPRD Batam melalui mekanisme PAW untuk sisa jabatan 2024-2029, Rabu (28/1/2026). Foto: AlurNews.com

AlurNews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam kembali melengkapi susunan keanggotaannya setelah Yunus Muda resmi dilantik sebagai anggota DPRD melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Pelantikan tersebut berlangsung dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kota Batam, sekaligus menandai berakhirnya kekosongan kursi legislatif yang ditinggalkan Hendra Asman setelah mengundurkan diri dari jabatan anggota DPRD dan pimpinan dewan.

Tak hanya dilantik sebagai anggota, Yunus Muda juga dipercaya mengisi posisi strategis sebagai Wakil Ketua III DPRD Kota Batam. Dengan demikian, struktur pimpinan DPRD Batam kini kembali lengkap.

Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin menyatakan bahwa pengisian jabatan PAW merupakan bagian dari mekanisme kelembagaan untuk menjaga kesinambungan fungsi legislatif.

“Keberlanjutan tugas dan fungsi DPRD harus tetap berjalan. Dengan dilantiknya saudara Yunus Muda, kami berharap kerja-kerja legislasi, penganggaran, dan pengawasan dapat semakin optimal,” ujar Kamaluddin dalam rapat paripurna, Rabu (28/1/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap Hendra Asman atas peran dan kontribusinya selama menjabat sebagai anggota sekaligus pimpinan DPRD Kota Batam.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Dalam sambutannya, Amsakar menekankan pentingnya menjaga sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Batam, terutama di tengah dinamika pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Amsakar, hubungan kerja yang harmonis antara eksekutif dan legislatif menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kebijakan dan iklim investasi di Batam.

Dengan masuknya Yunus Muda, DPRD Kota Batam diharapkan dapat semakin solid dalam mengawal kebijakan publik, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan daerah, pelayanan masyarakat, serta penguatan daya saing Batam sebagai kawasan industri dan investasi.

“Kolaborasi yang baik selama ini perlu terus diperkuat, terlebih Batam sedang berada dalam fase akselerasi pembangunan,” ujarnya. (Nando)