Tekan Beban Biaya Listrik, Disperkim Karimun Bakal Ubah PJU ke Lampu LED

Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Karimun terus berupaya menekan beban biaya listrik untuk Penerangan Jalan Umum (JPU). (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Karimun terus berupaya menekan beban biaya listrik untuk Penerangan Jalan Umum (PJU).

Tercatat, beban biaya PJU yang harus digelontorkan pemerintah daerah setiap tahunnya mencapai Rp8,4 miliar, atau Rp700 juta per setiap bulan.

Tingginya beban biaya listrik untuk PJU tersebut membuat Disperkim Karimun memutar akal untuk mengurangi tagihan yakni dengan beralih penggunaan ke lampu Light Emitting Diode (LED).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Karimun, Zulfan menjelaskan penggunaan lampu lama (kuning) memiliki konsumsi daya yang cukup besar, mencapai 200 watt per lampu.

“Jadi kita berencana untuk mengubah penggunaan dari lampu lama ke LED, karena lampu kuning itu watt nya cukup boros dan suku cadangnya mulai sulit didapatkan,” kata Zulfan, Kamis (12/3/2026).

Zulfan mengatakan dengan perubahan ke lampu LED, pihaknya optimis dapat menekan beban biaya listrik. Yang mana diperkirakan dari Rp700 juta menjadi Rp500 juta per bulan.

“Saat ini terdapat kurang lebih 5.000 titik lampu PJU, kita juga akan memprioritaskan perbaikan serta penambahan lampu PJU di beberapa titik strategis di Kabupaten Karimun,” terangnya.

Terakhir, ia berharap rencana pengubahan penggunaan lampu LED ini dapat berjalan lancar serta memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan, terkhusus di titik-titik rawan. (Andre)