Polda Kepri Kini Siapkan Pelayanan Berbasis IT Untuk Respon Cepat Aduan Masyakarat

Kombes Pol Sarif Rahman Dir Samapta Polda Kepri Sosialisasikan Pelayanan Bantuan Kepolisian Berbasis IT Ke awak Media
Kombes Pol Sarif Rahman Dir Samapta Polda Kepri Sosialisasikan Pelayanan Bantuan Kepolisian Berbasis IT Ke awak Media (ft.AlurNews.com)

BATAM – Dihadapan sejumlah awak media, Polda Kepri menggelar sosialisasi tentang optimalisasi pelayanan bantuan kepolisian berbasis teknologi informasi guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Kombes Pol Sarif Rahman, S.I.K Dir Samapta Polda Kepri mengatakan, bahwa wujud Polri memberikan pelayanan yang prima terhadap masyarakat, salah satunya melalui penyediaan pelayanan bantuan kepolisian menggunakan sistem teknologi informasi/aplikasi.

Kombes Pol Sarif Rahman Saat menjelaskan tentang pelayanan bantuan kepolisian berbasis teknologi informasi.

Dimana aplikasi tersebut diberi nama “Polisiku” dan terbaru ada aplikasi “Pelayanan Polda Kepri”. Kedua aplikasi tersebut kini dapat di download oleh masyarakat melalui aplikasi play store.

Ia menjelaskan, melalui pelayanan bantuan kepolisian dengan berbasis IT tersebut, dapat merespon cepat dan tepat sasaran setiap laporan masyarakat yang masuk kepada pihak kepolisian.

Beberapa contoh, kata dia, apabila ada kecelakaan ataupun sebuah tindakan kejahatan yang terjadi disetiap lingkungan masyarakat, maupun dijalan. Setiap masyarakat dapat dengan segera melaporkan kejadian tersebut melalui aplikasi yang ada.

Setiap laporan tersebut, nantinya akan dengan cepat direspon oleh call center. “Kemudian, akan diarahkan kepada polisi yang terdekat dari titik kejadian untuk menindaklanjutinya. Jadi masyakarat ketika melaporkan suatu kejadian, tidak perlu menunggu lama-lama lagi. Melalui aplikasi ini, semua akan cepat,” ungkapnya.

Kemudian, Kombes Pol Sarif kembali mencontohkan, apabila masyakarat melihat ada kebakaran hutan, masyakarat tersebut juga dapat melaporkan kejadian tersebut melalui pelayanan bantuan kepolisian berbasis IT yang telah disediakan.

“Jika terjadi kebakaran hutan, masyakarat juga bisa melaporkan kejadian itu melalui aplikasi tersebut,” katanya.

“Pelayanan berbasis IT ini kita sudah bekerjasama dan mendapatkan dukungan dari berbagai instansi. Seperti, Dirpam BP Batam, TNI, Pemerintah Daerah, BMKG, BNPB, kehutanan, rumah sakit dan berbagai instansi yang terkait,” jelas Kombes Pol Sarif Rahman, Selasa, 17/11/20, di Mapolda Kepri.

Adapun tujuan penyediaan pelayanan bantuan kepolisian berbasis teknologi informasi ini, kata dia, agar terwujudnya kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian, meningkatkan penyelesaian pengaduan masyarakat, meminimalisir terjadinya tindakan kejahatan dan bahkan berkurangnya kerugian material masyakarat akibat resiko kejahatan.

Selain itu, dengan pelayanan bantuan kepolisian berbasis IT ini, dapat meningkatkan motivasi dan kinerja personil kepolisian dalam melayani masyarakat. Terwujudnya pelaksanaan tugas Polda Kepri yang modern berbasis IT.

Kemudian, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungannya, Terwujudnya sinergitas dan kolaborasi pelaksanaan tugas Polda Kepri dengan instansi terkait dalam menangani permasalahan yang timbul dalam masyarakat, mewujudkan transformasi pemolisian Polda Kepri yang masih konvensional menuju pemolisian yang lebih modern di era digital.

“Mewujudkan pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat yang lebih mudah, cepat, tepat, tidak berbelit-belit, transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dir Samapta Polda Kepri itu menyebut, manfaat dari pelayanan bantuan kepolisian berbasis IT tersebut bagi masyarakat. Bahwa masyarakat memiliki akses pelayanan bantuan kepolisian berupa aplikasi teknologi informasi yang dapat digunakan setiap saat.

Masyarakat dapat mengetahui standar waktu pelayanan ketika membutuhkan bantuan dari kepolisian dan instansi terkait.

“Terhadap pelayanan kepolisian yang tidak sesuai harapan, masyakarat dapat menyampaikan saran, komplain dan apresiasinya kepada pimpinan Polri sebagai kontrol sosial terhadap kinerja Polri,” ucapnya.

“Selain itu, masyakarat akan merasa terlindungi, terayomi dan terlayani dengan baik sehingga tercipta rasa aman dalam lingkungan masyarakat,” tambah Polisi berdarah Bugis Bone tersebut.

Untuk itu, disimpulkan dia, bahwa seiiring dengan perkembangan dinamika masyarakat di era digitalisasi dimana masyarakat membutuhkan pelayanan dan bantuan kepolisian yang serba cepat, Polri dituntut dapat melaksanakan tugas, peran dan fungsinya semakin profesional, transparan dan akuntabel.

Dengan adanya system/aplikasi pelayanan bantuan kepolisian berbasis IT dapat menjawab ekspektasi masyarakat terhadap Polri. Dimana Polri mampu memberikan kerja nyata secara efektif dan efisien.(dms)