[Alur Kisah] M Jasming Agus: Anak PETANI Menggapai Mimpi

Waktu demi waktu berjalan, Jasming melalui berbagai lika liku kehidupan. Hingga akhirnya Jasming bertemu banyak teman yang baik hati dan selalu mendukung langkah positif nya. Bahkan tak sedikit yang ikut membantunya. Padahal ketika itu, Pemuda keturunan Bugis ini sempat berpikir ingin mengakhiri saja. Dengan alasan tak tega melihat kondisi orang tua.

Namun disaat ia berfikir demikian, dukungan semangat dari orang tuanya pun datang, hingga saat ini. Dengan dukungan itu, ia mencoba berani melangkah lebih jauh. Menjadi seorang mahasiswa yang lebih aktif. Belajar berorganisasi dan lainya, sehingga apa yang harus di lakukan terus dilakukannya. Selagi hal itu positif.

“Memang kadang hidup itu kita yang harus menentukan, kita mau hidup begini saja atau mau berubah. Dan juga kepada anak petani dan orang tuanya susah, jangan pernah takut kuliah tidak ada biaya, sekarang sudah banyak jalan Beasiswa,” menurut Jasming menyemangati dirinya.

“Kalau saya memang tidak dapat beasiswa awalnya karena memang dulu hidup apatis, tidak mau tau semuanya. Saya mungkin lebih susah di antara lainya. Tapi saya tidak mau terlihat susah karena saya yakin saya bisa seperti orang orang hebat dan sukses lainya, dan saya yakin orang orang yang sering mengihina orang tua saya dia akan terhina nantinya dengan membuktikan bahwa anak petani bisa sukses,” katanya.

“Saya memang saat ini tidak bisa memperlihatkan kepada almarhumah ibu saya, tapi kan saya masih punya ayah yang bisa melihat kesuksesanku kedepan, agar ibu ku di surga sana melihat anaknya sukses kedepan. Saya selalu optimis dan pantang pesimisi, karena tidak ada yang tidak bisa di dunia ini melainkan mati hidup kembali,” ucap penuh semangat si anak Petani.

Muhammad Jasming Agus.

Saat ini, selama bulan suci Ramadhan, Muhammad Jasming Agus memiliki kegiatan positif di depan Hypermart nagoya. Yakni menjaga bazar zakat yang digelar oleh DT.Peduli Provinsi Kepri.