[Alur Kisah] M Jasming Agus: Anak PETANI Menggapai Mimpi

Sebuah pengalaman akan di dapatkan ketika hidup dalam ruang lingkup orang-orang yang sukses maka akan kebangkitan dalam diri akan seperti mereka keinginan sukses. kalau dibilang anak petani kita harus bangga, karena mereka bekerja keras agar anak-anaknya sukses kedepan.

Ketika orang tua pegang pacul, maka kita harus duduk diruangan AC, karena Soekarno mengatakan “Bermimpilah setinggi langit maka kalau kamu jatuh di antara bintang bintang. Maka itu lah yang menjadi semangat saya dan juga ada yang mengatakan proses tidak akan mengkhianati hasilnya.

Maka dari itu tidak ada yang tidak mungkin selagi punya tekad keinginan yang kuat. “Saya disini adalah dari keluarga yang di bilang ekonomi di bawa rata-rata,” kata Jasming.

Jasming hidup dari 4 bersaudara. Dilahirkan di Tanjung Batu, dan disekolahkan juga disana. awalnya memang orangtuanya juga asal merantau dari Sulawesi Selatan dan sampai akhirnya hidup di sebuah pulau yang hanya pohon kelapa dan banyak nyamuknya.

Keluarga Muhammad Jasming Agus saat berada di Kebun.

Orang tua Jasming memang merantau dari bisa dikatakan belum cukup umur, dan pada akhirnya sampai saat ini sudah di Malaysia. “Saya pasca sekolah memang segan mau ngomong sama orangtua saya karena hampir bisa di katakan saya ketemu 1 tahun hanya 2 kali itupun pasca lebaran,” cerita Jasming.

“Tapi setelah menceritakan perjalanannya, saya merasa bangga sama beliau karena perjuangannya tidak sekolah, tapi anak anaknya harus sekolah semua,” sambungnya.