TNI AU Gerahkan 46 Pasukan untuk Bantu Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Warga terdampak erupsi Gunung Semeru dievakuasi di Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (4/12/2021).

JAKARTA, AlurNews.com – TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan 46 prajuritnya yang berada di Lanud Abdulrachman Saleh untuk membantu penanganan erupsi Gunung Semeru.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah menyebut puluhan prajurit itu diterjunkan ke lokasi bencana di Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021).

“TNI AU sudah mengirimkan puluhan prajurit terdiri dari unsur Paskhas untuk SAR, kesehatan, Potdirga, Intel dan penerangan ke lokasi bencana,” sebut Indan dalam keterangan tertulis.

Indan menuturkan misi utama prajurit TNI AU adalah menyerahkan sembako dan mendirikan posko untuk warga terdampak.

“Misinya adalah menyerahkan bantuan sembako ke posko utama yang ada di pendopo Bupati Lumajang dan lanjut mendirikan tenda posko tanggap darurat di desa terdampak, Sumber Wuluh, Lumajang,” kata dia.

Selain prajurit, Indan mengatakan dua helikopter AU sudah disiagakan untuk membantu proses penanganan bencana yaitu helikopter EC-120 Colibri dan helikopter AS-332 Super Puma.

“Selain itu juga disiagakan helikopter di Lanud Atang Sendjaja Bogor dan satu pesawat C-130 Hercules di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta,” imbuh dia.

Diketahui erupsi Gunung Semeru terjadi sejak Sabtu (4/12/2021) kemarin.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan terdapat 13 korban jiwa dan 41 orang luka-luka akibat erupsi tersebut.

Sementara itu, Koordinator Kelompok Mitigasi Gunung Api Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kristianto mengungkapkan saat ini status Gunung Semeru masih berada di level II atau waspada.

“Tingkat aktivitas Gunung Semeru dinilai masih pada level II atau waspada, meskipun aktivitasnya meningkat,” jelas Kristianto. (RS)