Rudy Haryanto “Mangkir” dari Pemeriksaan Penyidik Polda Kepri, ini Alasannya?

Rudy Haryanto (Terlapor)

KARIMUN, AlurNews.com – Rudy Haryanto angkat suara terkait adanya laporan dugaan pemalsuan surat (Dokumen Negara) yang dialamatkan kepada dirinya. Dimana, ia dilaporkan oleh pemilik Surat Hak Milik (SHM) sebidang tanah atas nama Gunandi ke Polda Kepri dengan nomor: LP-B/135/XI/2021/SPKT-Kepri, per-tanggal (13/11/ 2021) lalu.

“Itu saya rasa kalau mengenai laporan ke Polda, bahkan ke Mabes itu adalah hak sebagai warga negara. Saya juga percaya mereka yang periksa disana akan berlaku netral dan akan netral,” kata Rudy Haryanto di PN Karimun usai mengikuti sidang. Selasa (18/01/2022).

Baca juga: Musrin PH Gunandi: Terlapor Rudy Haryanto, Lurah Sungai Raya, Camat Meral Karimun Diperiksa Minggu Depan

Pihaknya juga mengaku sudah mendapat surat panggilan dari Polda Kepri perihal laporan Gunandi. Namun Rudy Haryanto mangkir dari jadwal pemeriksaan. Dan meminta pihak penyidik menjadwalkan ulang.

“Ya surat pemanggilan sudah ada, tinggal pelaksanaannya kita menunggu dari penyidik untuk jadwalnya. Kemarin kita terima suratnya mendadak. Jadi kita minta dijadwalkan ulang dikarenakan Batam-Tanjung Balai Karimun membutuhkan waktu,” kata Eko Nurisman selalu Kuasa Hukum Rudy Haryanto.

Informasi yang diperoleh sebelumnya, beberapa pihak telah diperiksa di Mapolda Kepri. Seperti Lurah Sungai Pasir hingga Camat Karimun.

Diketahui pula, laporan Gunandi ke Polda Kepri bermula saat dirinya digugat di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Balai Karimun oleh Rudy Haryanto yang mengklaim pemilik tanah diatas tanah milik Gunandi yang telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) di wilayah Kecamatan Meral, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Kepri.