AlurNews.com – Warga Tunas Regency, Batam Center mengaku nyaman sejak menjadi pelanggan Jaringan Gas (Jargas) Perusahaan Gas Negara (PGN).
“Kami sangat dimudahkan dengan pemasangan jargas di perumahan ini. Sejak dipasang kami nyaman sebagai pengguna,” ujar Oktavia warga Tunas Regency Cluster Lavender, Kamis (15/12/2022).
Sejak jargas dipasang di perumahan tersebut pada November 2022 lalu, tercatat sebanyak 50 rumah warga telah menjadi pelanggan jargas.
Baca juga: PGN Tambah Alokasi Pasokan Gas untuk Batam
Oktavia juga mengatakan dengan adanya jaringan gas ini membuat pengeluaran di keluarga besarnya menjadi hemat.
Biasanya, dalam satu bulan dirinya membutuhkan 3 tabung gas elpiji ukuran 3 kg untuk keperluan memasak di rumahnya.
Kini dengan adanya jaringan gas di rumahnya dirinya tidak perlu berkeliling ke minimarket hingga toko yang menjual gas ukuran 3 kg.
“Sebenarnya, jargas ini lebih aman dan nyaman. Mengingat, tak perlu khawatir terjadi kebocoran gas seperti saat memasang tabung gas 3 kg. Karetnya itu loh pak, yang bikin resah. Kini dengan adanya jargas kami jadinya nyaman dan apinya lebih biru dari biasanya,” tegasnya.
Merespon hal tersebut, Rommel Simajuntak, Staf Sales Citigas PGN Batam dan sekitarnya mengatakan untuk wilayah perumahan Tunas Regency Cluster Lavender tercatat sudah ada 50 warga yang telah dipasangkan jargas.
Dengan demikian untuk wilayah Batuaji dan sekitarnya sudah ada 500 pelanggan untuk pemasangan di tahun 2022. Sementara untuk di tahun 2021 sudah ada 1.329 pelanggan untuk wilayah Batuaji.
“Jumlah ini (2022) tersebar di beberapa wilayah. Diantaranya Perumahan Bambu Kuning, Buana Raya, Graha Nusa Batam, Muka kuning Indah 2, Sentosa Perdana , Syarof Padjajaran, Villa Muka kuning dan Merati Subur,” tegasnya.
Dengan demikian, sebanyak 5.830 jaringan gas (Jargas) yang masuk perumahan warga untuk wilayah Batam sampai dengan November 2022.
Sebagaimana diketahui, Jargas dibangun oleh Pemerintah di daerah yang memiliki sumber gas, infrastruktur pasok gas bumi, dan terdapat ketersediaan pengguna.
Dengan adanya jargas, masyarakat juga memperoleh keuntungan sisi finansial karena harga gas bumi lebih murah dari LPG. Setiap bulannya, penghematannya bisa mencapai sekitar Rp 50.000 per keluarga.
Manfaat lainnya, gas bumi adalah bahan bakar yang ramah lingkungan dan tersedia setiap saat. Masyarakat tidak perlu keluar rumah mencari LPG atau minyak tanah dan kayu bakar, jika sewaktu-waktu kehabisan. (Sirait)