Demi Naik Taxi Online, Bule ini Nekat Bawa Troli Bandara Hang Nadim ke Jalan Raya

Bule Nekat Bawa Troli Bandara Hang Nadim Batam hingga ke Jalan Raya dekat Lampu Merah.( ft. screenshot video)

AlurNews.com – Seorang Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang tiba melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam, membuat heboh seluruh petugas bandara, Rabu (4/1/2023) sore.

Hal ini berdasarkan video yang tersebar di beberapa platform media sosial, dan grup WhatsApp. Dimana pada video berdurasi 1.06 menit ini, terlihat seorang Wisman nekat membawa troli hingga ke jalan raya mendekati simpang lampu merah Bandara Hang Nadim yang berjarak kurang lebih 2 kilometer.

Pada video tersebut, terdengar suara perekam video yang diduga sebagai driver transportasi online (Taxi Online), menyebutkan tindakan tersebut dikarenakan masih adanya pelarangan aplikasi online untuk melakukan penjemputan di wilayah Bandara Hang Nadim.

“Bule ini boleh tahan lah, inilah perjuangan taksi online. Sampai dia bawa keluar itu troli, taruh dimana nanti itu,” ujar perekam video yang kerap dipanggil dengan sebutan Juntak, Rabu (4/1/2023).

Link video di instagram AlurNews.com: https://www.instagram.com/reel/Cm_lLisKuS6/?igshid=NDdhMjNiZDg=

Terlihat troli yang dibawa oleh wisman ini, membawa beberapa barang berupa beberapa tas dan juga koper yang berukuran besar.

Tindakan nekat sang wisman ini kemudian membuat petugas Aviation Security (Avsec), mengejarnya hingga sampai ke titik penjemputan yang berada di Simpang Lampu Merah Hang Nadim Batam.

“Sorry pak, sorry pak. Troli Bandara, viral ini, viral ini. Bule gaul,” lanjutnya sembari tertawa.

Peristiwa adanya wisman yang membawa lari troli hingga ke titik penjemputan taksi online, kemudian dibenarkan oleh Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Pikri Ilham Kurniansyah.

Pikri bahkan menyebut bahwa tindakan dari wisman tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan petugas Bandara Hang Nadim.

“Dari pantauan CCTV kita, memang ada penumpang yang membawa troli menuju ke arah parkiran. Ternyata berlanjut hingga keluar sehingga di kejar oleh petugas Avsec bandara. Awalnya petugas mengira troli tersebut hanya sampai dekat parkiran saja,” ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (4/1/2023) malam.

Secara umum, tindakan dari wisman tersebut saat ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. Namun hal ini diakuinya menjadi poin penting, terutama mengenai pengawasan alat penunjang kenyamanan bagi para penumpang.

“Secara umum sudah selesai dan damai. Cuma hal ini menjadi PR bagi kami, dalam hal mengawasi segala fasilitas yang menunjang kenyamanan bagi penumpang,” lanjutnya.

Saat ditanyakan mengenai aturan antara taksi konvensional dan taksi online bagi kawasan Bandara Hang Nadim. Pikri menyampaikan kebijakan trasportasi multi moda ini, masuk dalam evaluasi PT BIB sebagai pengelola baru.

“Secara singkat bahwa kebijakan transpirtasi multi moda ini, sedang dalam evaluasi bersama dan akan menjadi agenda dengan pihak otoritas perhubungan darat dan stakeholder lainnya. Termasuk pengelola taxi baik yang ada maupun yang online, untuk mencari solusi terbaik bagi seluruh pihak terutama dengan mengedepankan layanan kepada pelanggan dengan memperhatikan perkembangan dan kebutuhan pasar secara menyeluruh,” ungkapnya.

(Sirait)