
AlurNews.com – Miris! hal ini yang dialami warga Kampung Utama Atas, Lubukbaja, Kota Batam karena sudah sebulan air bersih tidak mengalir. Sudah satu bulan pula warga berteriak agar air dapat mengalir seperti semula. Baru setelah kejadian ini diberitakan ke media massa, petugas SPAM Batam bergerak turun ke pemukiman mereka.
Namun kedatangan SPAM Batam di ke Kampung Utama Atas tidak memberikan solusi. Sebab harapan warga untuk mendapatkan air bersih seperti semula tak bisa terwujud.
Kehadiran SPAM Batam di tengah-tengah warga Kampung Utama Atas hanya dapat dikatakan hanya formalitas saja. SPAM Batam hadir di lokasi, namun tidak dapat mengalirkan air bersih ke rumah warga.

Alfan dan beberapa warga Kampung Utama Atas mengatakan, warga sangat menghargai atas kedatangan SPAM Batam ke lokasi. Namun, sangat disayangkan kedatangan petugas SPAM Batam juga tetap tidak dapat mengalirkan air bersih ke rumah warga.
“Kami berterimakasih kepada SPAM Batam yang sudah turun ke Kampung Utama Atas, tapi sayangnya kedatangan petugas ke lokasi tidak membuahkan hasil seperti yang kami harapkan,” ujarnya, Senin (09/01/2023).
Diberitakan sebelumnya, Warga Kampung Utama Atas, Kecamatan Lubuk Baja mengeluhkan layanan SPAM Batam yang dinilai tebang pilih terhadap layanan air bersih. Hal ini disebutkan warga terkait air bersih yang tidak didapatkan warga kurun waktu satu bulan belakangan.
Kondisi yang membuat Anggun (70), salah seorang warga Kampung Utama Atas kini terpaksa harus rutin mengangkut air dari salah satu rumah warga yang masih merasakan pelayanan air bersih SPAM Batam.
“Kini setiap malam saya harus rajin untuk angkut air dengan dibantu tetangga. Kebetulan saya memang sudah tinggal sendiri di sini,” ujarnya saat ditemui, Jumat (6/1/2023).
Anggun juga menyebutkan situasi ini sudah dialaminya selama sebulan belakangan. Ironisnya, ia saat ini masih membayar tagihan air, walau sudah tidak merasakan air bersih yang mengalir di rumahnya.
“Masih bayar tagihan kemarin nak. Walau air tidak mengalir di rumah, tadi barusan menghubungi anak saya. Dia bilang mau jemput saya ke rumahnya,” lanjutnya. (Adri)
















