
AlurNews.com – Air bersih di Perumahan Bukit Raya, Belian, Kota Batam, mati total selama tiga hari. Warga hanya bisa bergantung pada air galon dan turunnya air hujan.
Seorang warga, Mukhtar mengatakan, krisis air bersih di Kota Batam semakin parah. Ia mengungkapkan, air bersih di perumahannya terakhir mengalir tiga hari yang lalu.
“Iya sudah tiga hari air tidak jalan. Kami sampai harus beli galon dan nunggu air hujan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya, Senin (23/01/2023).
Ia menambahkan, masalah ini sangat menyulitkan warga untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Beruntung saat ini Kita Batam diguyur hujan, sehingga dapat menampung air hujan untuk kebutuhan di rumah.
Senada disampaikan warga lainnya, Roliah. Ia menjelaskan, kondisi ini semakin parah sejak beberapa bulan terakhir ini. Padahal dahulu, air di perumahan itu selalu mengalir dengan lancar.
“Saya bisa habis 10 galon dalam sehari untuk mencukupi kebutuhan air di rumah. Soalnya kebutuhan anak-anak kan banyak,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, air dari mobil tangki (water tank) dari PT Air Batam Hilir selaku pengelola Sistem penyediaan air minum (SPAM) Batam memang sampai ke perumahannya. Akan tetapi, suplai air water tersebut tak mencukupi kebutuhan air bersih warga.
“Memang ada bantuan air tangki dari PT Air Batam Hilir untuk warga di sini, tapi tidak cukup,” ucapnya.
Saat ini warga Bukit Raya Kota Batam hanya bergantung pada air galon dan hujan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Ia berharap pasokan air bersih ke perumahan mereka dengan lancar seperti sebelumnya.
“Kami mohon kepada pemerintah dapat mengatasi ini semua, sehingga kami tak kesulitan untuk mendapatkan air bersih,” kata Roliah. (Adri)