SMAN 21 Batam Terancam Amblas Akibat Longsor

SMAN 21 Batam. (Foto: kumparan)

AlurNews.com – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 21 Batam, Kepulauan Riau (Kepri) tengah menghadapi ancaman serius. Bangunan sekolah dan jalan menuju sekolah terancam amblas akibat lima titik longsor yang mengancam.

Kepala Sekolah SMAN 21, Dwi Sulistiyani
mengatakan bahwa SMAN tersebut memang menjadi langganan longsor terutama saat hujan deras terjadi. Walau demikian, kondisi saat ini diakuinya belum sampai mengganggu proses belajar mengajar di sekolah.

“Memang kalau hujan dengan intensitas deras, kerap terjadi longsor. Walau memang belum menganggu sekolah. Namun hal ini sudah mulai meresahkan bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya, Jumat (3/3/2023).

Dwi melanjutkan, peristiwa terakhir terjadi setelah hujan deras mengguyur Kota Batam pada Selasa (28/2/2023) malam kemarin.

Titik longsor terjadi di atas bukit Bukit Smart Punggur Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa. Terutama pada bagian belakang, kiri, kanan, maupun depan gedung SMAN 21 Batam yang belum terpasang batu miring.

Kondisi ini semakin memperihatinkan lantaran tepat di bawah SMAN 21 itu terdapat sejumlah rumah warga. Dwi menjelaskan, atas kerawanan itu, pihaknya kerap kali mendapatkan komplain dari warga sekitar.

Namun, ia mengaku belum dapat mengatasi permasalahan tersebut karena keterbatasan anggaran

“Mobil Pak RW pernah sampai tertimbun tanah. Pernah juga motor warga tertimbun tanah. Bahkan pernah juga masuk ke rumah warga tanahnya,” lanjutnya.

Pihak sekolah telah melaporkan kondisi tersebut ke Komite Sekolah, Dinas Pendidikan Kepri, Anggota Dewan, hingga perusahaan sekitar untuk membantu pembuatan batu miring.

Diharapkan, batu miring tersebut segera terpasang agar tidak membahayakan bangunan sekolah atau pun warga sekitar.

“Kita kalau berharap ke pemerintah full mungkin anggarannya terbatas. Saya berharap ada bantuan juga dari CSR Perusahaan yang ada di Kabil,” tegasnya. (Nando)