AlurNews.com – Iswandi alias Bang Long, yang disebut-sebut sebagai pahlawan dari perlawanan masyarakat Pulau Rempang, Kota Batam atas upaya penggusuran yang dilakukan pemerintah akhirnya menghirup udara bebas.
Pada 6 Maret lalu Bang Long telah divonis oleh hakim dengan hukuman enam bulan penjara. Ia dipidana setelah terlibat dalam aksi bela Rempang, 11 September 2023 lalu.
Setidaknya, ia telah menjalani masa tahanan selama lima bulan 24 hari pasca ditetapkan sebagai tersangka. Berarti, Bang Long hanya menjalani masa sisa vonis sekitar sepekan saja pasca putusan pengadilan.
Baca Juga: Sidang Tuntutan Bang Long Sudah 3 Kali Ditunda, Ini Kata Kajari Batam
Ahli keluarga Awie–sapaan akrab Bang Long, merasa senang setelah pembacaan putusan. Begitu juga dengan publik Rempang. Wajar saja, Bang Long memang bak superhero membela hak warisan dari datuk nenek moyang orang Melayu pulau sana.
“Allahuakbar,” seru takbir Bang Long usai vonis di Pengadilan Negeri Batam. Senyum terpancar di raut wajahnya. Masyarakat yang menyaksikan jalannya sidang waktu itu pun turut menyorakkan kalimat serupa.
Senin (11/3/2024), selfie Bang Long bersama keluarganya beredar. Dalam foto itu, Awie menggunakan kemeja berbahan jeans, di sampingnya ada empat wanita yang merupakan bagian dari keluarganya.
Salah satu yang di foto ada adik bungsu Awie. Namanya Rabiatul Muslimah. Alurnews mengonfirmasi perihal bebasnya Bang Long. Ia pun mengamininya.
“Alhamdulillah, Bang Long dah bebas. Bebas hari Sabtu. Dadakan dibebaskan oleh pihak rutan (rumah tahanan),” ujarnya.
Rabiatul turut menyampaikan kabar terkini dari sang abang. Kondisinya sedang dalam keadaan sehat seperti biasanya. “Alhamdulillah, Bang Long sehat. Cuma agak penat katanya,” kata dia.
Pesan Ibunda Bang Long
Orang tua adalah penguat bagi anak. Itu juga dirasakan Bang Long. Sang ibu kerap kali memberikan semangat padanya walau jarang berjumpa.
Zuraidah, ialah ibu dari Bang Long. Hanya beberapa kali saja terlihat di publik, untuk menjenguk putranya di penjara. Wajar saja, ibundanya bukanlah berdomisili di Batam, melainkan berada di negeri seberang, Johor, Malaysia.
Usai pembacaan putusan beberapa hari lalu, Bang Long langsung dihubungi oleh ibunya lewat Rabiatul. Rasa haru menyelimuti emak dan anak itu.
Sang ibu, berpesan kepada Bang Long, lewat voice note. Berikut transkip pesan suara dari Zuraidah buat Awie.
Assalamualaikum, harapan seorang ibu hanyalah bersyukur kehadirat Allah SWT yang sudah membebaskan anaknya dari segala musibah yang menimpa kepada keluarga saya.
Saya berharap Ananda Iswandi meneruskan hidup dengan bersabar apa yang telah menimpa pada kehidupannya. Semoga ia lebih lagi sabar untuk hidup ke depannya dan menjadi pengalaman pengajaran untuk menjadi lebih baik.
Semoga senantiasa menjadi hamba Allah yang betawakal dan berserah diri berusaha untuk kehidupan yang lebih baik. Pesan saya kepada Ananda Iswandi, semoga menjadi insan yang lebih baik.
Apa yang terjadi kepada pengalaman hidup kita ini, menjadi pengajaran. Yang baik menjadi teladan yang tak baik jadikan sempadan. Teruskan hidup berbekal iman dan takwa kepada Allah. Jadikan insan yang mulia, berjasa pada negara dan bangsa. Semoga kita bahagia dunia dan akhirat, insyallah meneruskan hidup penuh barokah, yang mengharapkan rida Allah.
Momen Ramadan kali ini mungkin menjadi salah satu yang berkesan buat Bang Long. Setelah bebas, ia kini bisa kembali ke rumah dan berkumpul bersama keluarga. (Arjuna)