
AlurNews.com – Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau, melakukan pemantauan persiapan arus mudik lebaran idulfitri 2024 di Pelabuhan Pelni Batuampar serta Bandara Hang Nadim Batam pada Rabu, (3/4).
“Agenda ini merupakan giat tahunan yang kami lakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik saat melakukan mudik,” ujar Kepala OmbudsmanKepri, Lagat Parroha Patar Siadari.
Pada pemantauan di Pelabuhan Pelni Batuampar, Lagat mengatakan, tidak ada perubahan yang signifikan terhadap catatan yang telah diberikan Ombudsman Kepri kepada pengelola pelabuhan yaitu BP Batam pada tahun lalu.
“Memang karena pelabuhan ini tidak dirancang untuk penumpang sehingga memenuhi standar pelayanan minimal sesuai dengan Kementerian Perhubungan pun tidak. Namun minimal kurangi penderitaan masyarakat dengan pemenuhan sarana prasarana yang nyaman,” ujarnya.
Catatan Ombudsman ialah perlunya penambahan tenda dan pendingin untuk ruang tunggu serta penambahan wc portable.
“Cuaca saat ini kan panas ditambah masyarakat sedang berpuasa. Kami lihat ada beberapa bagian tidak bertenda, di ruangan pun kurang pendingin ruangannya sehingga kasihan masyarakat tidak nyaman dan kepanasan terutama yang membawa bayi. Selain itu, wc portable kami rasa masih kurang untuk melayani masyarakat yang belum puncak mudik saja per hari ini dapat mencapai 4.000 penumpang,” kata Lagat.
Meskipun demikan ia mengapresiasi ketersediaan klinik yang dijaga 10 personel kesehatan disertai dengan adanya dua mobil ambulance, pelayanan bea cukai, x ray yang berfungsi serta penambahan bus dropping sehingga pelayanan semakin cepat.
“Masih ada waktu hingga arus mudik berlangsung, sekiranya BUP BP Batam dapat melengkapi sarana prasarana yang kami rasa urgent agar masyarakat merasa nyaman,” ungkapnya.
Selanjutnya pada pemantauan di Bandara Hang Nadim, tidak ditemukan catatan yang berarti. “Hanya saja sedang dilakukan renovasi namun mudah-mudahan tidak mengganggu mobilitas penumpang,” kata Lagat.
Ia meminta PT Bandara Internasional Batam (BIB) sebagai pengelola bandara dapat melakukan koordinasi dengan instansi-instansi terkait yang ada di Bandara Hang Nadim agar dapat melakukan pelayanan dengan baik juga.
“Contohnya jika imigrasinya tidak baik maka yang namanya tidak baik pasti bandaranya. Jadi pastikan karena ini merupakan bandara internasional maka pelayanannya juga harus bertaraf internasional meskipun untuk penerbangan domestik,” ujap Lagat.
Ombudsman Kepri, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan arus mudik lebaran tahun 2024 serta mengajak masyarakat turut andil mengawasi.
“Sampaikan jika keluhan pada penyelenggara pelabuhan maupun bandara, jika tidak ditanggapi makan silahkan laporkan kepada Ombudsman RI Perwakilan Kepri melalui WA Pengaduan kami di 08119813737,” tutup Lagat. (Arjuna)















